Internasional

Asian Games Aichi-Nagoya Chaos? Atlet Krisis Hotel-Wastafel Bocor

tfa, CNBC Indonesia
Senin, 14/09/2026 16:50 WIB
Foto: Orang-orang berjalan melewati papan tanda Asian Games di Nagoya, Jepang 14 September 2026. (REUTERS/Edgar Su)

Jakarta, CNBC Indonesia - Asian Games ke-20 yang digelar wilayah Aichi dan Nagoya, Jepang, menghadapi masalah serius jelang pembukaan pekan ini. Krisis akomodasi membuat sejumlah delegasi kesulitan mendapatkan tempat tinggal, bahkan sebagian ofisial terpaksa pindah ke Airbnb.

Komite Olimpiade Korea Selatan (Korsel) mengungkapkan terjadi "kekurangan akomodasi yang parah" bagi delegasi dari berbagai negara. Seorang pejabat Komite Olahraga dan Olimpiade Korea mengatakan kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada tim Korea Selatan, tetapi juga delegasi internasional di kawasan Nagoya-Aichi.

"Saat ini terjadi kekurangan akomodasi yang parah, tidak hanya bagi seluruh delegasi Korea Selatan untuk Asian Games, tetapi juga bagi delegasi dari berbagai penjuru dunia di wilayah Aichi-Nagoya," ujar pejabat tersebut kepada AFP, dikutip Senin (14/9/2026) seraya mengatakan berupaya mengatasi persoalan tersebut agar tidak mengganggu pergerakan atlet dan ofisial.


Masalah ini muncul karena penyelenggara tidak membangun perkampungan atlet khusus dan memilih menggunakan berbagai alternatif, mulai dari hotel, pondok kontainer kayu hingga kapal pesiar. Padahal jumlah peserta diperkirakan menembus lebih dari 17.000 atlet dan ofisial, lebih besar dibandingkan jumlah peserta Olimpiade dan angka yang diperkirakan 15.000 orang.

"Beberapa ofisial, seperti pelatih, dipindahkan ke hotel lain dan Airbnb," kata Presiden Komite Olimpiade Filipina Abraham Tolentino mengatakan seluruh atlet Filipina sudah mendapatkan tempat tidur.

Wastafel Bocor dan Lantau Tergenang Air

Tak hanya soal jumlah kamar, kualitas tempat tinggal juga menjadi sorotan. Pemain basket Korsel Byeon Jun-hyeong mengunggah video yang menunjukkan wastafel bocor dan lantai tergenang air di pondok bergaya kontainer yang ditempatinya.

"Tolong bantu kami," ujarnya.

Penyelenggara juga menyewa kapal pesiar Italia Costa Serena yang dijadwalkan tiba di Nagoya pada Selasa untuk menampung sekitar 4.000-5.000 atlet. Sementara peserta lainnya akan ditempatkan di hotel, termasuk di Tokyo untuk cabang renang, loncat indah dan berkuda.

Kondisi makin rumit setelah hujan dengan curah tertinggi dalam catatan sejarah mengguyur Nagoya pekan lalu hingga memaksa ratusan atlet dievakuasi dari kawasan Garden Pier. Para atlet kemudian diperbolehkan kembali sekitar dua jam setelah perintah evakuasi dicabut, sementara prakiraan cuaca masih menunjukkan potensi hujan dalam beberapa hari mendatang.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026, secara resmi berlangsung 19 September-4 Oktober 2026. Namun sejumlah cabang sudah dimulai saat ini.


(sef/sef)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Prabowo Lepas Atlet & Kontingen Indonesia di Asian Games 2026