Purbaya Murka! Ada Perusahaan Asing Hina Aturan RI

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Senin, 14/09/2026 14:05 WIB
Foto: Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (YouTube/DPR RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku marah terhadap sejumlah perusahaan asing yang dinilainya menghina aturan di Indonesia. Menurutnya, ada pihak yang beranggapan regulasi di Tanah Air dapat dengan mudah diakali hanya dengan membayar pihak tertentu.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya saat mengungkap upayanya membenahi sistem perpajakan dan tata kelola penerimaan negara di hadapan Komite IV DPD RI, Senin (14/9/2026).

"Karena orang perusahaan-perusahaan sana itu menghina saya. Dia bilang gini, nggak ada gunanya kita ikuti peraturan Indonesia, orang Indonesia akan bisa berubah. Dibayar, selesai," kata Purbaya dalam rapat tersebut.


Purbaya menegaskan pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik-praktik yang berpotensi merusak integritas penegakan aturan di Indonesia. Ia memastikan akan mengambil sikap tegas terhadap pihak-pihak yang mencoba mengakali regulasi.

"Kita akan hantam yang gitu-gitu. Walaupun saya kelihatan ketawa-ketawa, dalam hati 'kurang ajar!' Jadi yang itu saya nggak ada kompromi yang seperti itu," tegasnya.

Pernyataan tersebut muncul di tengah langkah Kementerian Keuangan melakukan pembenahan besar-besaran di sektor perpajakan. Purbaya mengakui perubahan cara kerja aparat pajak dalam mengumpulkan penerimaan negara memicu berbagai reaksi, namun ia menilai langkah tersebut harus tetap dijalankan.

"Jadi izin bapak-ibu, saya sedang perbaiki di pajak juga, cara kerja mereka mengumpulkan pajak. Ada keributan sedikit-sedikit, tapi nggak apa-apa," ujarnya.

Menurut Purbaya, reformasi di bidang perpajakan tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan penerimaan negara, tetapi juga menciptakan iklim usaha yang lebih sehat dan adil bagi pelaku usaha dalam negeri.

Dengan penegakan aturan yang lebih konsisten, ia berharap dunia usaha domestik dapat berkembang lebih kuat, meningkatkan investasi, serta membuka lapangan kerja yang lebih luas.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Video:Danantara Biayai Proyek Jangka Panjang Lewat DDMF, Ini Targetnya