MARKET DATA

Purbaya Tegaskan Uang Pusat untuk Daerah Tak Pernah Berkurang

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
14 September 2026 12:13
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (YouTube/DPR RI)
Foto: Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (YouTube/DPR RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan transfer ke daerah (TKD) pada tahun depan mengalami peningkatan sebesar Rp 42 triliun atau 6,06% dari pagu awal tahun 2026. Dengan demikian, total belanja pusat mencapai Rp 735 triliun pada tahun depan, dibandingkan Rp 696,89 triliun pada 2026.

Purbaya pun mengatakan transfer ke daerah selalu meningkat. Bahkan, pada tahun depan, belanja pusat yang dinikmati oleh daerah meningkat sebesar Rp 85 triliun.

"Belanja pusat yang dinikmati pemerintah daerah meningkat menjadi Rp 1.445 triliun rupiah atau naik sebesar Rp 85 triliun rupiah, tahun lalu itu hanya Rp 1.300 triliunan," kata Purbaya, Senin (14/9/2026).

Jadi ketika tahun lalu TKD dikurangi sebesar Rp 200 triliun, belanja pusat yang dinikmati daerah naik Rp 400 triliun pada 2026 dan naik lagi sebesar Rp 85 triliun pada 2027.

"Secara total nettnya uang yang dibelanjakan daerah tidak pernah berkurang," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Purbaya menegaskan pemerintah pusat akan menyiapkan anggaran sebesar Rp 31,1 triliun untuk gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di daerah.

Sejalan dengan itu, semua PPPK paruh waktu akan diangkat menjadi PPPK penuh waktu pada awal tahun depan.

"Jadi ada program di tahun depan, awal Januari, semua PPPK paruh waktu akan menjadi penuh waktu dan dibayar (gajinya) oleh pemerintah pusat," kata Purbaya.

Adapun, anggaran untuk program ini sebesar Rp 31,1 triliun rupiah sudah disiapkan oleh pemerintah pusat. Purbaya memperkirakan anggarannya bisa bertambah.

"Anggarannya Rp 31,1 triliun, mungkin juga lebih," ujarnya.

Sementara itu, PPPK penuh waktu juga memiliki peluang untuk menjadi PNS yang gajinya akan dibayar oleh pemerintah pusat. Program ini, katanya, akan dilakukan bertahap pada tahun depan. Menurutnya, program ini belum dimasukkan ke dalam anggaran untuk PPPK tahun depan.

Akan tetapi, Purbaya yakin program ini akan mengurangi beban pemerintah daerah, terutama dalam menggaji PPPK.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Purbaya Siapkan Rp31,1 T, Semua PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu


Most Popular
Features