Internasional

Trump Mulai Gerah, AS Biarkan Sekutu Jatuhkan Sanksi ke Israel

tfa, CNBC Indonesia
Jumat, 11/09/2026 21:20 WIB
Foto: REUTERS/Evelyn Hockstein

Jakarta, CNBC lndonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunjukkan sikap tak biasa terhadap rencana sanksi Inggris, Prancis, Kanada, dan sejumlah negara lain terhadap permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki. Washington sejauh ini memilih tidak mengecam langkah tersebut, meski pemerintahan Trump dikenal sangat pro-Israel.

Saat ditanya mengenai sanksi itu, Trump justru mengatakan akan berbicara dengan Israel. "Saya paham betul apa yang sedang terjadi, tetapi saya ingin mencari tahu mengapa hal itu tiba-tiba terjadi?" ujar Trump kepada wartawan, seperti dikutip CNN International, Jumat (11/9/2026).

Sikap hati-hati itu juga terlihat dari Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Ia mengatakan Washington tidak ingin melihat tindakan yang "memicu ketidakstabilan saat ini di Tepi Barat" karena kondisi tersebut dapat mengganggu upaya AS mendorong kemajuan di Gaza, termasuk rencana 20 poin dan pembentukan Dewan Perdamaian.


"Kami tidak akan melakukan apa yang dilakukan Inggris," kata Rubio, seraya mengakui bahwa AS telah mengetahui keputusan serta alasan negara-negara tersebut menjatuhkan sanksi.

Menurut sumber CNN, respons Trump dan Rubio dapat mencerminkan meningkatnya ketidaknyamanan terhadap kebijakan Israel di Tepi Barat. Trump sebelumnya pernah menyatakan tidak akan membiarkan Israel mencaplok wilayah tersebut, tetapi pemerintah Israel terus memperluas permukiman dan memperkuat kontrolnya.

Mantan Duta Besar AS untuk Israel Daniel Shapiro menilai absennya kecaman dari Gedung Putih menunjukkan adanya pengakuan bahwa kekerasan kelompok ekstremis Israel dan tindakan para menteri sayap kanan mulai menjadi persoalan.

"Itu adalah hal di mana Trump memiliki daya tawar untuk mendesak Netanyahu mengambil langkah tertentu," kata Shapiro.

Sikap Trump dan Rubio berbanding terbalik dengan Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee yang sebelumnya menyerang pemerintah Inggris dan memperingatkan bahwa sanksi tersebut dapat berdampak besar terhadap bisnis Inggris. Namun, seorang pejabat Gedung Putih mengatakan pernyataan Huckabee tidak dikoordinasikan dengan Gedung Putih maupun Departemen Luar Negeri.

Kebijakan Trump sebelumnya justru menunjukkan dukungan kuat kepada Israel. Pada awal periode kedua pemerintahannya, AS mencabut sanksi terhadap pemukim Israel yang melakukan kekerasan di Tepi Barat dan belum secara terbuka mengecam proyek permukiman E1 yang dinilai dapat semakin memecah wilayah Palestina.

Meski kecil kemungkinan Washington menjatuhkan sanksi kepada Israel, sikap tidak mengecam kebijakan sekutunya itu mulai menjadi sorotan diplomat AS dan negara-negara mitra. Kondisi tersebut dinilai bisa menjadi "tembakan peringatan" bagi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sekaligus sinyal bahwa dukungan Trump terhadap kebijakan Israel di Tepi Barat tidak lagi tanpa batas.


(tfa/luc)
Saksikan video di bawah ini:

Video: 12 Eropa Bersatu Lawan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat