Sejajar Singapura, Indonesia Punya LNG Hub Center Asia
Jakarta, CNBC Indonesia - Finance & GS Director PT Perta Arun Gas (PAG), Muhammad Yudi Setiawan mengatakan bahwa sepeak terjang PAG sudah sejajar atau bisa disandingkan dengan Singapura. Pasalnya Perta Arun Gas telah mengoperasikan salah satu LNG Hub terbesar dan tersibuk di Asia.
"Perta Arun sudah bisa disejajarkan dengan Singapura sebagai Hub liquefied natural gas (LNG) Center di Asia," ungkap Yudi kepada CNBC Indonesia, dikutip Selasa (8/9/2026).
Apalagi menurut Yudi, PAG juga memiliki primadona layanan, yaitu Gassing Up and Cooling Down (GUCD), yakni layanan pengisian gas awal dan pendinginan tangki kapal LNG atau fasilitas penyimpanan agar siap beroperasi kembali. Tidak heran, layanan ini juga menjadi salah satu yang penghasil pendapatan yang akhirnya dikontribusikan kepada Pertamina.
Saat ini, sudah ada dua konsumen yang menggunakan PAG, yakni TEGPA (TotalEnergies Gas & Power Asia Private Limited) dan Kyushu Jepang. Untuk diketahui, sepanjang 2025, PAG mencatat telah melaksanakan 49 kegiatan operasional, terdiri atas 27 kegiatan unloading, 11 kegiatan reloading, dan 11 kegiatan Gassing Up and Cooling Down (GUCD). Realisasi unloading mencapai 1.499.085,17 meter kubik atau setara 34.806.990 MMBTU.
Sementara itu, volume reloading mencapai 1.162.429,49 meter kubik dengan energi 27.016.005 MMBTU, sedangkan kegiatan GUCD tercatat 176.847,75 meter kubik atau setara 4.107.643 MMBTU. Dari sisi kinerja keuangan, PAG membukukan pendapatan sebesar US$105 juta sepanjang 2025 dengan laba bersih mencapai US$25,1 juta.
"PAG sebagai cicit dari Pertamina Group juga sudah bisa memberikan kontribusi secara konsolidasi laporan sudah positif untuk sub holding gas," pungkas Yudi.
(rah/rah)