MARKET DATA

PAG Optimis Dorong Bisnis LNG Hub, Ini Alasannya!

Teti Purwanti,  CNBC Indonesia
08 September 2026 17:04
Ambisi Perta Arun Gas Jadi Hub Energi, Tambah Kapasitas Tanki LNG, BBM - LPG
Foto: CNBC INDONESIA

Jakarta, CNBC Indonesia - Finance and GS Director PT Perta Arun Gas (PAG), Muhammad Yudi Setiawan mengungkap bahwa peluang bisnis perusahaan masih sangat besar. Apalagi PAG diuntungkan dengan letak geografis yang strategis.

"PAG ada di Sumatera bagian utara, yang merupakanjalur perdagangan Selat Malaka. Selain itu, juga jalur perdagangan internasional yang padat, yang jadi keuntungan untuk kami,"ungkap dia dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 09/09/2026).

Menurut Yudi, jalur tersebut juga cukup padat untuk mengangkut (Liquefied Natural Gas) dari Timur ke Selatan, sehingga cukup banyak yang bisa menggunakan PAG sebagai LNG Hub. Ditambah lagi, Arun juga merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dengan salah satu keuntungannya Tax Holiday.

"Selain itu, baru penggunaan area Pertamina untuk PAG ini baru 10-30% sehingga Masih banyak area yang bisa dimanfaatkan oleh para tenant yang ingin bertransaksi di Indonesia," rinci Yudi.

Untuk diketahui, PAG terus memastikanposisinya sebagai Hub LNG (Liquefied Natural Gas) penting di Asia melalui infrastruktur dan layanan regasifikasi. Fasilitas tersebut memiliki volume pemuatan re-ekspor gas alam cair terbesar di dunia, yakni sebesar 0,85 juta ton atau 17,3% market share global.

Yudi mengungkapkan, dalam rencana bisnis jangka panjang, Arun akan menjadi global integrated energy hub.

"Jadi tidak hanya LNG, tetapi juga LPG, kondensat, kemudian fuel oil serta carbon capture storage itu salah satu concern kami juga," ungkap dia.

Adapun hingga 2034, PAG akan membangun 4 tanki LNG untuk pengembangan bisnis LNG hub, kemudian revitalisasi untuk tank BBM, revitalisasi tank LPG, dan rencana pembangunan fasilitas gas processing plant.

"Itu semua di tempat kami juga, dan juga ada pembangunan 2 unit tank petrochemia untuk H2 plant dan renewable," tambah Yudi.

Dia menambahkan PAG tak menutup kemungkinan melakukan pembangunan untuk tank Blue Ammonia. Rencana-rencana tersebut pun kata Yudi telah mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham.

"Itu secara rencana bisnis ke depan sudah cukup banyak yang kita create dan itu sudah mendapat persetujuan juga dari pemegang saham kami," terang dia.

(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]
Next Article PAG Ungkap Rencana Bisnis Jangka Panjang, Ada Soal Blok Andaman


Most Popular
Features