FOTO Internasional

Detik-Detik Houthi Yaman Bombardir Arab Saudi, Korban Berjatuhan

Reuters, CNBC Indonesia
Selasa, 08/09/2026 21:50 WIB

Houthi menyerang sejumlah wilayah Arab Saudi, melukai 73 orang dan mengganggu operasional fasilitas energi di tengah meningkatnya ketegangan Timur Tengah.

1/5 Asap membubung dari sebuah truk yang terbakar dalam peristiwa yang disebut pihak Houthi sebagai serangan yang menyasar truk-truk dari wilayah Arab Saudi, di perlintasan perbatasan Al-Wadiah dekat Al-Wadiah—di perbatasan Arab Saudi-Yaman—seperti terlihat dalam gambar diam yang diambil dari video rilis pada 7 September 2026. (Houthi Media Centre/Handout via REUTERS)

Kelompok Houthi Yaman melancarkan serangkaian serangan ke wilayah Arab Saudi yang mengganggu operasional sejumlah fasilitas energi dan menyebabkan 73 orang terluka, menurut keterangan pihak berwenang Saudi pada Selasa (8/9/2026). Serangan tersebut menyasar sejumlah kota di wilayah selatan Arab Saudi, termasuk Abha, Khamis Mushait, Jazan, dan Najran. Koalisi pimpinan Saudi di Yaman mengatakan korban luka mencakup perempuan dan anak-anak. (Houthi Media Centre/Handout via REUTERS)

2/5 Asap membubung dari sebuah truk yang terbakar dalam peristiwa yang disebut pihak Houthi sebagai serangan yang menyasar truk-truk dari wilayah Arab Saudi, di perlintasan perbatasan Al-Wadiah dekat Al-Wadiah—di perbatasan Arab Saudi-Yaman—seperti terlihat dalam gambar diam yang diambil dari video rilis pada 7 September 2026. (Houthi Media Centre/Handout via REUTERS)

Sebelumnya, video yang dirilis Houthi pada Senin (7/9/2026) memperlihatkan kepulan asap dari sejumlah truk di dekat Al-Wadiah, kawasan perbatasan Yaman dan Arab Saudi. Houthi mengklaim serangan itu menargetkan truk-truk yang datang dari Arab Saudi. (Houthi Media Centre/Handout via REUTERS)

3/5 Asap membubung dari sebuah truk yang terbakar dalam peristiwa yang disebut pihak Houthi sebagai serangan yang menyasar truk-truk dari wilayah Arab Saudi, di perlintasan perbatasan Al-Wadiah dekat Al-Wadiah—di perbatasan Arab Saudi-Yaman—seperti terlihat dalam gambar diam yang diambil dari video rilis pada 7 September 2026. (Houthi Media Centre/Handout via REUTERS)

Belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Arab Saudi terkait klaim Houthi mengenai serangan terhadap truk-truk tersebut. Serangan terbaru itu juga berdampak pada sektor energi Arab Saudi, yang merupakan eksportir minyak terbesar dunia. Sejumlah fasilitas energi menghentikan operasionalnya setelah serangan tersebut. (Tangkapan Layar Video Reuters/HOUTHI MEDIA CENTRE)

4/5 Asap membubung dari sebuah truk yang terbakar dalam peristiwa yang disebut pihak Houthi sebagai serangan yang menyasar truk-truk dari wilayah Arab Saudi, di perlintasan perbatasan Al-Wadiah dekat Al-Wadiah—di perbatasan Arab Saudi-Yaman—seperti terlihat dalam gambar diam yang diambil dari video rilis pada 7 September 2026. (Houthi Media Centre/Handout via REUTERS)

Pihak berwenang Saudi menggambarkan serangan Houthi sebagai eskalasi yang berbahaya. Meningkatnya kekerasan terjadi ketika ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas, sementara harga minyak melonjak di tengah konflik Timur Tengah yang lebih luas dan terhambatnya upaya diplomatik. (Tangkapan Layar Video Reuters/HOUTHI MEDIA CENTRE)

5/5 Asap membubung dari sebuah truk yang terbakar dalam peristiwa yang disebut pihak Houthi sebagai serangan yang menyasar truk-truk dari wilayah Arab Saudi, di perlintasan perbatasan Al-Wadiah dekat Al-Wadiah—di perbatasan Arab Saudi-Yaman—seperti terlihat dalam gambar diam yang diambil dari video rilis pada 7 September 2026. (Houthi Media Centre/Handout via REUTERS)

Perkembangan tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan infrastruktur energi di kawasan, terutama karena Arab Saudi merupakan salah satu pemain utama dalam pasokan minyak global. (Tangkapan Layar Video Reuters/HOUTHI MEDIA CENTRE)