94% SPBU di RI Sudah Salurkan BBM Baru Biodiesel B50

Firda Dwi Muliawati, CNBC Indonesia
Selasa, 08/09/2026 15:15 WIB
Foto: Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani memberi pemaparan Rapat Dengar Pendapat Dengan Komisi XII DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2026). (Tangkapan Layar Youtube/TVR PARLEMEN)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi mencatat, penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dicampur dengan minyak kelapa sawit atau biodiesel 50% B50 sudah mencapai 94% di semua SPBU yang ada di Indonesia sampai September 2026 ini.

Dalam catatannya, dari 104 terminal titik serah, sebanyak 76 lokasi titik serah sudah menyalurkan B50. Sisanya sebanyak 28 terminal titik serah masih dalam masa transisi dari B40 ke B50.

"Dan kalau kita melihat jumlah SPBU di Indonesia menurut data dari Pertamina Patra Niaga ini sudah ada 94% dan yang sudah menyalurkan sekitar 6.050 lokasi, 362 masih dalam masa transisi jadi ini 90% sudah menyalurkan B50," terang Eniya dalam Rapat Dengar Pendapatan (RDP) bersama Komisi XII DPR, Selasa (8/9/2026).


Dari capaian biodiesel untuk serapan, Ditjen EBTKE Kementerian ESDM mencatat penyaluran B50 sudah mencapai 10,69 juta kilo liter (KL) dari target tahun ini sekitar 16,8 juta KL.

"Jadi 10,69 juta kiloliter telah tersalurkan. Kalau kita lihat dari Januari itu B40 di situ sudah tersalurkan total 7,273 juta kiloliter dan mulai Juli itu sudah B50 ini sekitar 3,4 juta kiloliter sampai dengan 7 September hari kemarin 2026," tegas Eniya.

"Kita masih melihat targetnya ketersediaan FAME yang bisa dipenuhi oleh badan usaha bahan bakar nabati itu antara 16,8 juta kiloliter sampai dengan 18 juta kiloliter," ujar Eniy


(pgr/pgr)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Pertamina Genjot Bioetanol & B50, Setop Ketergantungan Impor