Internasional

Badai Picu Ombak 3 Meter, Arus Laut Mengancam Nyawa

tfa, CNBC Indonesia
Senin, 07/09/2026 21:10 WIB
Foto: Ilustrasi Badai (REUTERS/Javier Verdin-FILE FOTO)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badai Marie yang berputar jauh di Samudra Pasifik memicu ombak besar dan arus berbahaya di sejumlah pantai California selatan selama akhir pekan Hari Buruh (Labor Day). Kondisi tersebut meningkatkan risiko bagi perenang dan peselancar, meski badai tidak diperkirakan menghantam daratan.

Ahli meteorologi Layanan Cuaca Nasional Amerika Serikat, Rose Schoenfeld, mengatakan Marie memicu kondisi yang mengancam jiwa meski pusat badai berada ratusan mil dari garis pantai. Beberapa pantai yang menghadap ke selatan dilaporkan mengalami ombak hingga 10 kaki atau sekitar 3 meter.

"Kami menerima laporan dari petugas penyelamat pantai bahwa kondisi ombak sangat berbahaya, khususnya arus pecah (rip currents)," kata Schoenfeld, seperti dikutip Associated Press (AP), Senin (7/9/2026).


Marie diperkirakan tidak akan mencapai daratan dan melemah menjadi badai tropis pada akhir Minggu. Namun, sistem cuaca tersebut tetap membawa hujan ke sejumlah wilayah Los Angeles County, dengan beberapa area mencatat curah hujan hingga seperempat inci atau sekitar 6,4 millimeter.

Layanan Cuaca Nasional mengimbau masyarakat hanya berenang di area yang diawasi petugas penyelamat serta menjauhi dermaga batu. Di Long Beach, pejabat kesehatan bahkan meminta warga tidak berenang di pantai maupun teluk selama sedikitnya tiga hari karena limpasan air hujan dari saluran drainase dan sungai dapat menurunkan kualitas air.

Di Orange County, Kota Seal Beach menutup dua area parkir di tepi pantai hingga Rabu pagi untuk mengantisipasi ombak tinggi dan banjir pesisir. Sementara itu, Dermaga Seal Beach tetap dibuka.

Bahaya juga terlihat di Newport Beach. Kepala batalion penyelamat pantai Adam Yacenda mengatakan petugas melakukan 177 operasi penyelamatan pada Sabtu, angka yang tergolong sangat tinggi.

"Kapan pun jumlahnya mendekati atau melebihi 100, itu berarti hari yang sibuk," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa hanya peselancar berpengalaman yang sebaiknya menghadapi kondisi tersebut karena arus menuju laut dan rip currents sangat kuat. National Hurricane Center memperingatkan kondisi laut berbahaya dan potensi banjir pesisir dapat berlangsung selama beberapa hari ke depan.


(tfa/sef)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Geger! Israel Pasang Gerbang untuk Mengisolasi Warga Palestina