Abu Letusan Krakatau Sampai ke Tangerang, Warga Diminta Pakai Masker

Redaksi, CNBC Indonesia
Minggu, 06/09/2026 09:15 WIB
Foto: Sebuah mobil terlihat dengan tulisan “Awas Debu Krakatau, Pakai Masker” yang dibuat menggunakan debu vulkanik yang menempel pada kaca kendaraan akibat paparan erupsi Gunung Anak Krakatau. (Dok. Istimewa)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dampak letusan Gunung Api Anak Krakatau yang terjadi sejak Jumat (4/9) malam kian meluas. Tiga bandara ditutup sementara dan membuat para penumpang harus menyesuaikan kembali jadwal penerbangan.

Pantauan CNBC Indonesia, Senin (6/9/2026), beberapa netizen juga melaporkan kawasannya sudah mulai diselimuti abu vulkanik dari erupsi Gunung Api Anak Krakatau. Salah satunya, netizen di Tangerang melaporkan balkon rumahnya penuh abu.


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mengeluarkan imbauan resmi menyusul status waspada akibat sebaran abu vulkanik dari aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan melindungi diri dari berbagai potensi bahaya material vulkanik.

Berdasarkan data resmi BPBD Banten, paparan abu vulkanik membawa sejumlah ancaman serius bagi kesehatan dan lingkungan, di antaranya:

  • Gangguan Pernapasan: Partikel abu yang sangat halus dapat masuk ke dalam saluran pernapasan dan menyebabkan batuk, sesak napas, hingga iritasi paru-paru.
  • Iritasi Mata: Abu vulkanik dapat menyebabkan mata merah, perih, berair, dan gatal.
  • Iritasi Kulit: Kontak langsung dengan abu dapat memicu kulit kering, gatal, dan iritasi.
  • Pencemaran Sumber Air: Abu yang jatuh ke sumber air dapat membuat air menjadi keruh dan tidak layak dikonsumsi.
  • Kerusakan Fasilitas: Abu berpotensi merusak mesin kendaraan, peralatan elektronik, atap rumah, serta mengganggu aktivitas sehari-hari.

BPBD Banten juga mengingatkan bahwa abu vulkanik tidak selalu terlihat tebal, namun tetap berbahaya bagi kesehatan sehingga masyarakat diminta untuk tidak mengabaikan perlindungan diri.

Tips dan Langkah Pengamanan Diri

Untuk meminimalisir dampak buruk dari sebaran abu vulkanik, masyarakat diimbau untuk mengikuti panduan keselamatan berikut:

  1. Gunakan Masker: Pakai masker (disposable atau kain tebal) untuk melindungi saluran pernapasan dari partikel debu halus.
  2. Lindungi Mata: Gunakan kacamata pelindung guna menghindari iritasi akibat abu yang beterbangan di udara.
  3. Tetap di Dalam Rumah: Sebisanya tetap berada di dalam rumah serta tutup pintu dan jendela rapat-rapat untuk mencegah debu masuk.
  4. Jaga Kebersihan: Bersihkan abu yang menempel di tubuh dan pakaian, serta segera mandi dan berganti pakaian setelah beraktivitas di luar ruangan.
  5. Hindari Berkendara: Kurangi mobilitas di luar karena abu vulkanik dapat mengganggu jarak pandang serta merusak mesin kendaraan.
  6. Pantau Informasi Resmi: Selalu ikuti informasi dan arahan terkini dari BPBD, PVMBG, serta pihak berwenang melalui kanal resmi.

(fab/fab)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Malaysia Catat Lonjakan 3.764 Kasus ISPA Imbas Asap Karhutla RI