Internasional

Tok! DPR Setujui Wakil Presiden Baru Pilihan Presiden

Thea Arbar, CNBC Indonesia
Sabtu, 05/09/2026 13:15 WIB
Foto: Parlemen Tanzania secara bulat menyetujui Deogratius Ndejembi sebagai wakil presiden baru negara tersebut pada 28 Agustus 2026. (Dok. kazi.go.tz)

Jakarta, CNBC Indonesia - Parlemen Tanzania menyetujui Deogratius Ndejembi sebagai wakil presiden baru setelah seluruh 324 anggota parlemen yang memberikan suara mendukung pencalonannya. Keputusan bulat itu sekaligus membuka jalan bagi Ndejembi untuk menggantikan Emmanuel Nchimbi yang masa jabatannya berakhir lebih cepat.

Dalam sidang pada Jumat (4/9/2026), tidak ada anggota parlemen yang menolak maupun suara tidak sah dalam pemungutan suara. Persetujuan tersebut menjadi tahapan konstitusional penting setelah Presiden Samia Suluhu Hassan menunjuk Ndejembi untuk mengisi posisi wakil presiden.

Jaksa Agung Tanzania Hamza Johari menjelaskan bahwa Nchimbi secara resmi kehilangan jabatan pada 26 Agustus setelah dikeluarkan dari partai penguasa, Chama Cha Mapinduzi (CCM).


"Namun, sebelum tanggal tersebut, ia dikeluarkan dari CCM sehingga tidak lagi memenuhi syarat konstitusional untuk terus memegang jabatan," ujarnya di hadapan parlemen, seperti dikutip The East African, Sabtu (5/9/2026).

Sebelumnya, Nchimbi menyatakan akan meninggalkan jabatannya pada 4 September. Namun, menurut Johari, pengunduran diri tersebut seharusnya baru berlaku pada tanggal itu, sedangkan statusnya sebagai anggota CCM membuat masa jabatannya berakhir lebih awal.

Johari merujuk Pasal 47(4) Konstitusi Tanzania yang mengatur bahwa wakil presiden harus merupakan anggota partai politik dan dicalonkan oleh partai tersebut. Setelah Nchimbi diberhentikan dari CCM, persyaratan konstitusional untuk mempertahankan jabatannya tidak lagi terpenuhi.

Usai mendapat persetujuan parlemen, Ndejembi mengatakan dirinya tidak ingin kinerjanya diukur dari usia, melainkan dari loyalitas kepada Presiden Samia, integritas, serta kemampuannya menjalankan tugas.

"Saya akan berupaya dengan penuh kerendahan hati untuk membantu presiden dalam menjadi jembatan bagi seluruh rakyat Tanzania, tanpa memandang ideologi politik atau agama," katanya.

Ndejembi juga menyebut pengangkatannya sebagai bagian dari komitmen CCM dalam menyiapkan generasi pemimpin muda untuk menduduki posisi strategis. Meski berasal dari lingkungan CCM dan pernah memegang sejumlah posisi di partai tersebut, ia menegaskan Kantor Wakil Presiden merupakan institusi nasional yang melayani seluruh rakyat Tanzania.

Dengan dukungan bulat 324 anggota parlemen, Ndejembi kini siap menjadi wakil presiden Tanzania ke-13 sejak negara itu merdeka pada 1961. Berdasarkan konstitusi, calon wakil presiden yang ditunjuk presiden memang harus memperoleh persetujuan mayoritas parlemen sebelum dilantik dan menjalankan tugas secara resmi.


(dce)
Saksikan video di bawah ini:

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Sebelum Desember 2026