Purbaya Buka-bukaan Soal Rencana Pengelolaan Duit SAL di 2027
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan rencana kebijakan pengelolaan saldo anggaran lebih (SAL) pada 2027.
Purbaya mengatakan pihaknya masih akan menggunakan cara manajemen kas yang diposisikan di bank sentral (Bank Indonesia/BI) dan perbankan.
"Tahun depan, kita akan manajemen kas, jadi bisa ditaruh mana-mana sesuai kebutuhan," kata Purbaya saat ditemui wartawan di gedung DPR, Rabu (2/9/2026).
Sementara untuk sisa tahun ini, Purbaya menjelaskan kebijakan SAL masih belum berubah. Pihaknya juga menegaskan akan memperpanjang penempatan SAL di bank Himbara sebesar Rp200 triliun hingga Juli 2027.
"Sampai Juli tahun depan, enggak akan ditarik, jadi bank lebih tenang," terang Purbaya.
Purbaya melanjutkan target penempatan SAL di perbankan Himbara masih sebesar Rp400 triliun, meski dirinya mengakui jumlahnya kerap kurang dari Rp400 triliun.
"Target kita kan Rp400 triliun, memang kadang-kadang kurang dari itu, bisa Rp370 triliun, bisa Rp380 triliun, karena kan ada yang keluar masuk, ya yang terpakai lah," ujar Purbaya.
Sebelumnya, pemerintah telah menempatkan dana SAL senilai Rp 200 triliun di Himbara pada September 2025. Dana tersebut sempat ditarik oleh pemerintah pada Juni 2026 namun dikembalikan lagi karena berkurangnya likuiditas.
Seiring dengan kondisi itu, pemerintah menambah penempatan dana senilai Rp 100 triliun dengan tenor tiga bulan.
Pemerintah juga menyediakan tambahan Rp 100 triliun yang dapat dimanfaatkan secara fleksibel sesuai kebutuhan likuiditas perbankan.
(chd/haa) [Gambas:Video CNBC]