Pemerintahan Prabowo Mau Bangun 4.582 Kapal Ikan Modern Rp125,5 T

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Rabu, 02/09/2026 17:40 WIB
Foto: CNBC Indonesia/Muhammad Sabki

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah menyiapkan program modernisasi kapal ikan. Rencananya pemerintah mau meembangun kapal ikan modern mencapai 4.582 unit secara bertahap hingga 2029.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BAKOM) Muhammad Qodari mengatakan pada tahun 2026 ini pemerintah menargetkan pembangunan sebanyak 50 unit kapal berukiran 30 Gross Tonnage (GT). Kategori kapal yang akan dibangun meliputi 11 kategori umum dengan total 43 variasi kriteria GT dari 10 - 2.500 GT. Dan akan dilengkapi dengan alat tangkap seperti Pukat Cincin, Gillnet, Handline, Rawai, Jaring Hela Ikan dan Udang, Liftnet, Bubu, Kapal Pengangkut, Kapal Processing, serta kapal pendukung operasi.

Adapun nilai investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan 4.582 kapal dari 2026 - 2029 itu mencapai Rp125,5 triliun.


"Pembangunan kapal ikan modern ini memerlukan investasi sekitar Rp125,5 triliun. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melibatkan industri galangan kapal dalam negeri dalam pembangunan," kata Qodari, di Kantor BAKOM, Rabu (2/9/2026).

Menurut Qodari, pembangunan kapal ini diharapkan dapat menggerakkan ekonomi domestik, membuka lapangan kerja, serta mendorong alih teknologi dari luar ke dalam negeri.

Dia berharap program ini mampu menghasilkan penyerapan tenaga kerja hingga 89.000 orang yang ditempatkan sebagai operator kapal, admin, hingga pengurus dokumen kapal. Dari jumlah itu 55 orang di antaranya akan memenuhi kebutuhan kru kapal seperti nakhoda, perwira, kepala kamar mesin, dan anak buah kapal.

Dari program ini pemerintah juga menargetkan peningkatan produksi perikanan tangkap hingga 2,3 juta ton per tahun, peningkatan pendapatan nelayan sebesar Rp20,7 triliun, peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor sumber daya alam perikanan sebesar Rp1,8 triliun.


(dce)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Serapan Tenaga Kerja di Semester I 2026 Tembus 1,45 Juta Orang