Bos BPS Sensus Ekonomi Ketua MPR, Rumah Dinas Sah Ditempeli Stiker

Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
Jumat, 28/08/2026 17:56 WIB
Foto: BPS melakukan sensus ekonomi di Rumah Dinas Ketua MPR, Jakarta, Jumat (28/8/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan Sensus Ekonomi di rumah dinas Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani. Sensus Ekonomi 2026 ini dilakukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya masyarakat Indonesia.

Dalam sensus di rumah dinas Ketua MPR, di kawasan Jl Widya Chandra III, Jakarta Selatan, selain petugas sensus BPS, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti turut serta.

Rombongan BPS tiba di kediaman dinas Muzani sekitar pukul 15:30 WIB. Sensus pun dilakukan selama kurang lebih 30 menit.


Dalam sensus ini, petugas melakukan pengecekan dan menanyakan terkait jumlah keluarga, usaha yang dimiliki atau dijalankan, dan lain-lainnya.

Muzani mengatakan sensus ini dilakukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya masyarakat. Sebagai warga negara Indonesia, dirinya mengaku bangga dengan adanya sensus ini.

"Saya sebagai warga negara hari ini menerima petugas sensus ekonomi dari BPS. Dan petugas sensus ekonomi itu hari ini datang dengan diantar oleh Ibu Kepala BPS. Dan mengucapkan terima kasih atas kehormatan ini," kata Muzani, Jumat (28/8/2026).

Dalam menjawab pertanyaan dari petugas BPS, Muzani mengungkapkan kondisi sebenarnya dan sesuai dengan kapasitas yang dimiliki.

"Kami ditanya-tanya tentang berapa jumlah keluarga, adakah usahanya, usahanya apa saja, baik yang ditangani keluarga ataupun anggota keluarga kami. Kami jawab, sesuai dengan kapasitas yang kami miliki. Alhamdulillah proses itu sudah kami jalin dengan baik," terang Muzani.

Setelah dilakukan sensus, petugas akan menempelkan stiker yang menandakan bahwa kediaman Muzani sudah dilakukan Sensus Ekonomi.

BPS melakukan sensus ekonomi di Rumah Dinas Ketua MPR, Jakarta, Jumat (28/8/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata) Foto: BPS melakukan sensus ekonomi di Rumah Dinas Ketua MPR, Jakarta, Jumat (28/8/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Muzani berharap sensus ini dilakukan dengan baik dan benar dan hasilnya bisa untuk menentukan kebijakan ke depan untuk masyarakat Indonesia.

"Kami berharap ini juga menjadi sebuah cara negara untuk mengetahui penduduknya tentang berkegiatan ekonomi, supaya kebijakan yang akan diambil pada masa-masa yang akan datang adalah kebijakan yang berdasar pada data dan angka yang benar," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPS Amalia mengaku Muzani sangat kooperatif saat dilakukan sensus dan mengungkapkan kondisi sebenarnya.

"Kami tadi sudah melakukan pendataan di kediaman Ketua MPR Muzani, ini satu bukti bahwa Ketua MPR berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi dan beliau tadi dengan sangat kooperatif menjawab pertanyaan kami," kata Amalia.

Amalia juga menyampaikan kepada masyarakat agar bisa berpartisipasi dalam sensus ini, agar nantinya kebijakan pemerintah bisa lebih tepat sasaran.

"Tentunya saya ingin menyampaikan kepada masyarakat untuk terus mengimbau kepada kerabat, keluarga, tetangga, rekan, untuk yang belum disensus, untuk bisa dapat berpartisipasi dalam sensus. Jangan khawatir, data akan kami jaga kerahasiaannya dan juga kami jamin ini tidak ada kaitannya dengan pajak," terang Amalia.

BPS juga menyiapkan kuesioner online jika masyarakat ingin mengisi secara mandiri dan dilakukan pendataan sesuai kuesioner tersebut.

"Untuk masyarakat yang memang ingin mengisi secara mandiri, kami juga sudah siapkan kuesioner online, dengan


(arj/arj)
Saksikan video di bawah ini:

Video: MPR Sorot Koperasi Desa Merah Putih & Program MBG