Masuk Bursa Calon Bos WHO, Menkes Budi Gunadi Sadikin Buka Suara

Fergi Nadira, CNBC Indonesia
Kamis, 27/08/2026 20:14 WIB
Foto: Dewan Ekonomi Nasional dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Rabu (24/6/2026). (CNBC Indonesia/Fergi Nadira)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin buka suara soal namanya yang masuk dalam bursa calon Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Ia menyebut pencalonan tersebut merupakan amanah dari Presiden Prabowo Subianto.

"Itu kan amanah dari Bapak Presiden. Jadi pastilah saya akan kerja buat Bapak Presiden, apa pun tugas dari beliau akan kita jalankan dengan sebaik-baiknya," ujar pria yang akrab disapa BGS itu saat ditemui awak media usai rapat dengan Komisi IX DPR RI, Kamis (27/8/2026).

BGS bilang, pencalonan tersebut juga berkaitan dengan posisi Indonesia di tingkat organisasi internasional. Ia mengatakan Presiden Prabowo melihat adanya peluang bagi Indonesia untuk menempatkan wakilnya sebagai pimpinan lembaga dunia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).


"Indonesia kan bangsa yang besar ya. Bapak Presiden sampaikan ke saya, kita tuh tidak pernah ada wakilnya yang duduk sebagai pimpinan lembaga tingkat dunia yang levelnya PBB atau United Nations. Jadi begitu beliau melihat ini ada opportunity, ya saya ditugaskan di sana," katanya.

BGS juga menyebut terdapat dorongan dari sejumlah negara anggota untuk melakukan reformasi di organisasi-organisasi tingkat dunia. Menurut ia, Indonesia dinilai memiliki potensi untuk mengambil peran dalam agenda tersebut.

"Dan yang ketiga, banyak negara-negara anggota juga yang melihat bahwa harus ada reform ya di organisasi-organisasi tingkat dunia seperti ini, dan dia melihat Indonesia, ya mungkin di bawah pimpinan Bapak Presiden Prabowo itu memiliki potensi itu," ujar dia.

Namun, BGS menegaskan peluang tersebut belum berarti dirinya pasti terpilih sebagai Dirjen WHO. Pemilihan nantinya akan dilakukan oleh negara-negara anggota WHO.

"Ya kalau kepilih, kan belum tentu kepilih karena milih kan 194 negara anggota di bulan Mei nanti," tuturnya.

Saat ditanya apakah dirinya harus mengundurkan diri sebagai Menteri Kesehatan apabila terpilih sebagai Dirjen WHO, BGS membenarkannya dengan menganggukkan kepala.


(wur)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Prabowo Mau Usut Kepemimpinan BUMN Hingga 30 Tahun ke Belakang