Muncul Fenomena Ramai Warga RI Tawarkan Take Over KPR Murah di Medsos
Jakarta, CNBC Indonesia - Fenomena rumah yang ditawarkan dengan skema take over kredit atau over credit semakin mudah ditemukan di media sosial (medsos). Sejumlah pemilik rumah menawarkan pengalihan cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan uang muka pengganti yang relatif murah, bahkan jauh di bawah biaya yang telah mereka keluarkan selama beberapa tahun.
Unggahan semacam ini terlihat dari sejumlah akun media sosial yang menawarkan rumah dengan alasan membutuhkan dana cepat atau kondisi keuangan yang sedang terdesak. Harga pengalihan yang ditawarkan pun beragam, mulai dari puluhan juta rupiah.
Salah satunya adalah pemilik rumah di kawasan Grand Duta City Bekasi. Pemilik tersebut mengaku berat melepas rumah karena nilai pengeluaran selama tiga tahun masa cicilan, ditambah biaya renovasi seperti canopy, pagar, dan penutup dapur, sudah cukup besar.
"Sedih rasanya tiap bayangin rumah ini harus dilepas dgn harga take over yg ga masuk akal terlalu kemurahan padahal kalo diitung dari pengeluaran angsuran selama 3 thn belum lagi canopy, pager dan tutup dapur biayanya udah tinggi bgt mana aksesnya strategis bgt pintu masuk dipinggir jalan utama depan Grand Duta City Bekasi angsuran cuma 4jtan aja dilokasi yg cakep bgt kaya gini alesan ditake over karena BU bgt siapa cepat dia dapat aja lepas 49jt dari harga awal to 90jt:) include ppjb ya bersih," tulis akun @ne*gism.
Unggahan lain juga menunjukkan pemilik rumah yang kesulitan menjual atau mengalihkan kreditnya. Seorang pemilik bahkan meminta calon pembeli untuk menawar harga karena sedang membutuhkan uang.
"Rumah ini kapan laku ya? 🥲🥲😥 Take over murah boleh ditawar berapa aja edisi lagi BU di era gonjang ganjing ini 🙏🏻🙏🏻🙏🏻" tulis @*oan_j**.
Fenomena serupa muncul di kawasan Pondok Ungu, Bekasi. Pemilik rumah di Cluster Ubud Garden menawarkan take over hanya Rp35 juta, meskipun cicilan telah memasuki tahun ketiga. Rumah tersebut juga telah dilengkapi sejumlah fasilitas tambahan.
"Bismillah berat hati take over rumah suami di pondok ungu perumahan cluster Ubud garden, murah aja jual rugi dan biar cepet cmn 35juta udah masuk tahun ke 3, canopy udah ganti jadi alderon dan dibonusin ac udh nempel di 2 kamarnya,baru ditempatin 2 bulanan karna harus pindah jagain orang tua ku huhuhu lama-lama sayang jadi ga keurus🥹" tulis @*udi*zzah*aa.
Penawaran take over juga terlihat di kawasan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Salah satu pemilik menawarkan rumah satu lantai di Paradise Serpong City 2 dengan harga pengalihan Rp35 juta. Rumah tersebut memiliki dua kamar tidur, satu kamar mandi, carport, serta mini garden.
"Hallo temen" di sni kali ada yg mau Rumah ,di over credit murah aja 35jt yg mau tanya" dlu bsa DM ya. Lokasi perumahan paradise serpong city 2 gunung sindur," tulis @*lam**r.
Maraknya penawaran tersebut memperlihatkan adanya pemilik KPR yang memilih melepas rumah sebelum masa kredit selesai. Istilah take over KPR sendiri merujuk pada pengalihan kredit rumah dari debitur lama kepada debitur baru.