MARKET DATA

Prabowo Siapkan 8 Klaster Prioritas Nasional di 2027, Ini Daftarnya

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
14 August 2026 15:43
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato dalam rangka penyampaiaan RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026). (YouTube/Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato dalam rangka penyampaiaan RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026). (YouTube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto menetapkan 8 klaster Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) di tahun 2027 dalam Racangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Kedelapan proyek prioritas itu diantaranya: Kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur perumahan dan ketahanan terhadap bencana, ekonomi kerakyatan dan desa, serta penurunan kemiskinan.

"Delapan prioritas tersebut didukung oleh penguatan pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, percepatan digitalisasi, dan diplomasi ekonomi," terang Prabowo dalam Pidatonya di Rapat Paripurna DPR dalam rangka Penyampaian RUU APBN TA 2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026).

Nah, untuk menjalankan seluruh agenda itu, belanja negara tahun 2027 direncanakan sebesar Rp 4.097,2 triliun Rupiah, naik dari 3.842,7 triliun Rupiah di APBN 2026.

Adapun pendapatan negara diperkirakan mencapai Rp 3.426,0 triliun, naik dari Rp 3.153,6 triliun di APBN 2026.

"Pembiayaan direncanakan sebesar Rp 671,2 triliun, dengan defisit sebesar 2,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto. Angka defisit ini turun dari rencana pembiayaan di APBN tahun 2026, yaitu Rp 689,1 triliun, dengan defisit 2,68 persen Produk Domestik Bruto," jelas Prabowo.

Adapun pertumbuhan ekonomi tahun 2027 ditargetkan mencapai 6 persen. Lebih tinggi dari target APBN 2026 sebesar 5,4 persen.

(pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo: Swasembada Energi RI Mulai Kita Wujudkan


Most Popular
Features