IMF Akui Utang Luar Negeri RI Aman, Terhindar dari Risiko Gagal Bayar

Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
Jumat, 07/08/2026 17:55 WIB
Foto: Logo IMF. (REUTERS/Yuri Gripas/File Photo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) mengungkapkan risiko utang luar negeri Indonesia masih cukup aman karena risiko gagal bayar dalam jangka pendek atau rollover risk yang cenderung terbatas.

Namun, ketergantungan terhadap investasi portofolio asing yang relatif tinggi membuat Indonesia rentan terhadap fluktuasi sentimen pasar keuangan global.


Dalam laporan yang dirilis baru-baru ini, IMF menjelaskan utang luar negeri secara bruto Indonesia tetap berada pada tingkat moderat sebesar 30,0% terhadap produk domestik bruto (PDB) pada akhir 2025, turun tipis dari 30,4% terhadap PDB pada 2024.

"Risiko rollover utang eksternal dalam jangka pendek tetap terkendali, sebagaimana tercermin dari besarnya porsi utang jangka panjang Indonesia," kata IMF dalam laporannya, dikutip Jumat (7/8/2026).

Selain itu, Posisi Investasi Internasional Neto (Net International Investment Position/NIIP) turun menjadi negatif 18,9% pada akhir 2025, dari sebelumnya pada 2024 yang mencapai negatif 17,6%.

IMF menambahkan rasio NIIP terhadap PDB diproyeksikan akan stabil pada tingkat saat ini dalam jangka menengah, karena pertumbuhan PDB nominal yang kuat akan mengimbangi proyeksi defisit transaksi berjalan yang kecil.

Meski begitu, IMF memperkirakan defisit transaksi berjalan akan melebar di 2026, terdampak dari perang di Timur Tengah.

"Defisit transaksi berjalan diperkirakan akan tetap berada di dekat tingkat normal sepanjang periode proyeksi, seiring dengan prospek tabungan dan investasi yang stabil," terang IMF.


(arj/arj)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II-2026 Capai 5,29% (yoy)