MARKET DATA

Lantik 4 Pejabat Baru: Kepala Badan Geologi-BPM Aceh, Ini Pesan Bahlil

Firda Dwi Muliawati,  CNBC Indonesia
05 August 2026 17:30
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat menyampaikan pemaparan dalam Energy Forum di Singosari Ballroom-Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (25/6/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia baru saja melantik empat pejabat baru di lingkungan Kementerian ESDM, Rabu (5/8/2026).

Bahlil berpesan kepada para pejabat yang dilantik agar arah kebijakan negara mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat luas.

Pejabat yang dilantik yakni untuk posisi Kepala Badan Geologi, Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Kepala Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas), hingga Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Hubungan Kelembagaan.

"Oh ya hari ini kami melakukan pelantikan di lingkungan Kementerian ESDM, yang pertama adalah kita melantik kepala Badan Geologi, karena menurut kami Badan Geologi ini sangat penting karena di sanalah awal sumber data menyangkut dengan kekayaan sumber daya alam kita baik di mineral batu bara maupun di sektor migas," jelas Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Lebih khusus, pelantikan Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Hubungan Kelembagaan diharapkan bisa memastikan setiap keputusan kementerian telah melalui kajian dampak publik.

"Yang kedua saya juga melantik staf ahli di bidang ekonomi karena penting sekali bagaimana arah kebijakan negara lewat kementerian ESDM itu betul-betul dikaji secara baik terhadap dampak ekonominya langsung kepada rakyat," tambahnya.

Adapun, Kepala Lemigas yang baru mendapatkan arahan untuk meningkatkan produktivitas kerja, serta memperketat pengawasan kualitas dalam setiap proses pengadaan minyak mentah dan elpiji.

Bahlil menegaskan bahwa konsolidasi internal harus segera dilakukan agar target kinerja yang ditetapkan dapat tercapai sesuai jadwal.

"Lemigas mendapat mandat dari pemerintah atas arahan bapak Presiden untuk melakukan pengadaan migas, crude maupun LPG dalam kepentingan nasional. Arahan saya tadi saya katakan bahwa segera meningkatkan produktivitas kerja daripada Lemigas," jelasnya.

Untuk wilayah Aceh, Kementerian ESDM melantik Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dengan tugas mengoptimalkan potensi sumber daya alam di daerah otonomi khusus tersebut.

Dia meminta BPMA fokus pada percepatan operasional Blok Andaman di perairan Aceh untuk mendongkrak angka produksi migas di wilayah utara Sumatra.

"Dan yang keempat itu adalah kita melantik Kepala BPMA, BPMA Aceh. BPMA Aceh ini kayak SKK Migasnya lah gitu Aceh karena dia kan otonomi khusus jadi kita memberikan perlakuan khusus. Tingkatkan lifting di Andaman dan naikkan semua sumber-sumber blok-blok minyak kita yang ada di wilayah Aceh," tandasnya.

Adapun data pejabat yang dilantik adalah sebagai berikut:

1. Lana Saria dilantik menjadi Kepala Badan Geologi. Sebelumnya, menjabat sebagai Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam.

2. Mawardi Nur dilantik menjadi Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA).

3. Muhammad Ikhsan Kiat menjadi Kepala Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas).

4. Tirta Nugraha Mursitama dilantik menjadi Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Hubungan Kelembagaan. Sebelumnya, menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Pemerataan dan Kemitraan Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/ BKPM.

(wia) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Bahlil Sebut RI Proses Impor Minyak Rusia Tahap 2


Most Popular
Features