MARKET DATA

Bahlil Dorong Eksplorasi Besar-Besaran Cekungan Migas yang Ada di RI

Firda Dwi Muliawati,  CNBC Indonesia
18 September 2026 11:25
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai ratas bersama Presiden Prabowo dan Dewan Energi Nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/9/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)
Foto: Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai ratas bersama Presiden Prabowo dan Dewan Energi Nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/9/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan pemerintah akan mendorong eksplorasi besar-besaran terhadap cekungan dan blok minyak baru di Indonesia. Hal itu untuk memperkuat ketersediaan sumber energi di dalam negeri.

Bahlil mengatakan, selain eksplorasi wilayah baru, pemerintah memfokuskan optimalisasi sumur minyak tua menggunakan intervensi teknologi.

"Kita juga akan mendorong eksplorasi besar-besaran terhadap cekungan-cekungan, blok-blok minyak, dan optimalisasi terhadap sumur-sumur yang sudah ada. Sumur-sumur tua kita akan mengintervensi dengan teknologi," kata Bahlil usai Rapat Paripurna Dewan Energi Nasional bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, dikutip Jumat (18/9/2026).

Selain itu, Bahlil mengatakan Presiden RI Prabowo Subianto telah memberi instruksi khusus terkait penataan 45.000 sumur minyak rakyat. Pengelolaan ribuan sumur tersebut harus berjalan profesional agar tidak terjadi pelanggaran maupun penyelewengan hasil produksi.

"Termasuk di dalamnya tadi Bapak Presiden memerintahkan untuk memantau terkait dengan sumur-sumur rakyat yang 45.000 itu harus dilakukan secara profesional dan kemudian tidak boleh ada pelanggaran atau dijual ke tempat lain," imbuhnya.

Di samping peningkatan produksi hulu migas, pemerintah memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga untuk merespons dinamika geopolitik global. Stok cadangan BBM nasional saat ini tercatat masih berada dalam posisi aman.

"Ketersediaan untuk stok BBM kita, cadangan nasional kita berada di angka 18 sampai 20 hari. Jadi masih alhamdulillah clear," pungkasnya.

(pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Anggaran Kantor Bahlil Disetujui Rp27 T di 2027, Terbesar Buat Ini


Most Popular
Features