Putra Mahkota Arab Saudi MBS Tiba-Tiba Telepon Erdogan, Ada Apa?
Jakarta, CNBC Indonesia - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Senin waktu setempat. Keduanya membahas hubungan bilateral sekaligus perkembangan keamanan kawasan, terutama situasi di Timur Tengah dan Laut Merah.
Dalam percakapan tersebut, kedua pemimpin meninjau kerja sama yang telah terjalin antara Arab Saudi dan Turki serta membahas upaya memperkuat hubungan di berbagai sektor. Saudi Press Agency (SPA) melaporkan, pembahasan juga mencakup kondisi kawasan yang tengah menghadapi peningkatan ketegangan.
Selain mempererat hubungan bilateral, MBS dan Erdogan turut menyoroti situasi keamanan di Laut Merah yang belakangan menjadi perhatian dunia akibat meningkatnya ancaman terhadap jalur pelayaran internasional.
Dalam pembicaraan itu, Erdogan kembali menegaskan kecaman Turki terhadap serangan yang dilancarkan kelompok Houthi yang didukung Iran terhadap kapal-kapal di Laut Merah. Ia juga menyampaikan dukungan penuh Ankara kepada Arab Saudi dalam menjaga stabilitas kawasan.
Presiden Turki tersebut menyambut baik pembentukan koalisi pertahanan maritim multinasional yang dipimpin Arab Saudi. Menurut Erdogan, inisiatif tersebut diharapkan mampu meningkatkan keamanan pelayaran internasional sekaligus menjaga kelancaran arus perdagangan global.
Pembicaraan kedua pemimpin berlangsung di tengah meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah dan ancaman terhadap jalur pelayaran strategis di Laut Merah. Kawasan tersebut merupakan salah satu rute perdagangan paling penting di dunia yang menghubungkan Asia, Eropa, dan Afrika.
Arab Saudi dan Turki dalam beberapa waktu terakhir terus meningkatkan koordinasi mengenai berbagai isu regional. Dialog antara (MBS) dan Erdogan mencerminkan komitmen kedua negara untuk memperkuat kerja sama sekaligus mendukung upaya menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan.
(tfa/sef)