Tok! Negara Dekat RI Ini Resmi Ganti Nama, Ini Nama Barunya
Jakarta, CNBC Indonesia - Negara kepulauan di Samudra Pasifik, Nauru, secara resmi telah mengubah nama negaranya menjadi Republik Naoero. Langkah bersejarah ini diambil pemerintah setempat guna melepaskan diri dari bayang-bayang masa lalu kolonialisme dan kembali menggunakan identitas tradisional mereka.
Perubahan nama ini secara langsung memengaruhi kode internasional negara tersebut, yang sebelumnya NRU berganti menjadi NRO. Sebutan bagi warga negaranya juga berubah dari Nauruan menjadi dei-Naoero, dengan penyesuaian pelafalan yang awalnya Now-roo menjadi Now-ero. Sebelumnya, identitas Nauru digunakan secara internasional hanya karena alasan kemudahan pelafalan bagi orang asing, bukan berdasarkan pilihan identitas bangsa tersebut.
Amandemen konstitusi terkait perubahan nama ini telah mendapatkan persetujuan dari para anggota parlemen melalui dua putaran pemungutan suara yang dipersyaratkan. Meskipun Presiden David Adeang sempat merencanakan referendum pada bulan Mei lalu, pemerintah akhirnya memutuskan bahwa pemungutan suara publik tidak diperlukan setelah melalui berbagai diskusi ekstensif.
"Perubahan yang diusulkan ini bertujuan untuk lebih setia menghormati warisan bangsa kita, bahasa kita, dan identitas kita," tegas David dikutip Guardian, Selasa (4/8/2026).
Pemerintah menegaskan bahwa sebutan Naoero sejatinya tidak pernah hilang, melainkan hanya menunggu untuk diadopsi sepenuhnya karena telah digunakan dalam lambang negara dan percakapan masyarakat sehari-hari. David juga menambahkan bahwa transisi identitas ini menandai awal dari kebangkitan kebanggaan nasional yang baru bagi negaranya.
Negara berpenduduk 12.000 jiwa yang pernah dikolonisasi oleh Jerman dan dikelola oleh Australia ini kini tengah berjuang menghadapi ancaman nyata dari kenaikan permukaan laut akibat krisis iklim. Naoero pun menambah panjang daftar negara yang mengubah namanya sebagai bentuk penegasan kedaulatan, menyusul langkah Eswatini dan Türkiye.
Perubahan ini secara resmi mulai diakui secara global, di mana situs web Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta sejumlah kedutaan besar dan kementerian luar negeri dari Australia, Selandia Baru, AS, dan China telah memperbarui nama negara tersebut menjadi Naoero. Keputusan mutlak ini juga akan mewajibkan penamaan ulang seluruh pesawat dan kapal nasional milik Naoero.