MARKET DATA
Internasional

Presiden Reshuffle Besar-besaran, Kepala Intelijen-Pasukan Elite Ganti

sef,  CNBC Indonesia
31 July 2026 16:40
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy muncul di layar saat menyampaikan pidato, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, selama perayaan Hari Kemerdekaan negara itu di Kyiv, Ukraina, Sabtu (24/8/2024) (Ukrainian Presidential Press Service/Handout vi
Foto: Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy (Ukrainian Presidential Press Service/Handout via REUTERS)

Jakarta, CNBC Indonesia - Reshuffle kini dilakukan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Ia merombak besar-besaran jajaran keamanan dan pemerintahannya di tengah perang yang masih berlangsung dengan Rusia.

Mengutip Anadolu Agency, Jumat (31/7/2026), Zelensky merombak kepemimpinan lembaga kontraintelijen dan antiterorisme, Dinas Keamanan Ukraina (SBU). Termasuk menunjuk komandan baru untuk pasukan elite serta mengganti kepala SBU di delapan wilayah.

Dalam pernyataan yang diunggah melalui Telegram pada Kamis waktu setempat, Zelensky menunjuk Brigjen Oleh Fedorov sebagai kepala Pusat Operasi Khusus Alpha, unit elite di bawah SBU. Fedorov menggantikan Yevhen Khmara, yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan sementara Ukraina.

Selain itu, Zelensky juga menetapkan kepala definitif SBU di delapan wilayah, yakni Chernivtsi, Sumy, Poltava, Cherkasy, Lviv, Ternopil, Mykolaiv, dan Zhytomyr. Tak hanya sektor keamanan, perombakan juga dilakukan di lingkungan Istana Kepresidenan di mana Zelensky menunjuk mantan Menteri Ekonomi sementara Oleksii Sobolev sebagai wakil kepala kantor kepresidenan.

Sebelumnya, Sobolev menjabat sebagai Menteri Ekonomi, Lingkungan Hidup, dan Pertanian sementara. Ia juga menjadi anggota delegasi Ukraina dalam perundingan dengan pejabat Amerika Serikat di Jenewa pada Februari lalu.

"Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi besar yang dilakukan Zelensky terhadap jajaran militer dan pemerintahan," muat laman itu lagi.

Perlu diketahui, parlemen Ukraina telah menyetujui susunan kabinet baru. Namun, posisi Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan masih belum diisi secara definitif sehingga Khmara tetap menjalankan tugas sebagai menteri pertahanan sementara.

Sebelumnya, pada 22 Juli, Zelensky juga mengganti panglima tertinggi angkatan bersenjata Ukraina dengan menunjuk Mykhailo Drapatyi menggantikan Oleksandr Syrskyi. Pergantian tersebut menjadi bagian dari rangkaian reformasi kepemimpinan militer yang dilakukan Kyiv di tengah berlanjutnya konflik dengan Rusia.

(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Muncul Isu Reshuffle di Awal Agustus, Mensesneg Buka Suara Bilang Gini


Most Popular
Features