Perkuat Peran Satpol PP, Sekjen Kemendagri Tegaskan Hal Ini!

Khoirul Anam, CNBC Indonesia
Jumat, 31/07/2026 13:32 WIB
Foto: dok Istimewa

Jakarta, CNBC Indonesia - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir mendorong Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk bertransformasi menjadi pelayanan publik yang humanis. Menurutnya, kualitas interaksi Satpol PP dengan masyarakat akan membentuk persepsi publik terhadap kinerja pemerintah secara keseluruhan, sehingga pendekatan yang mengedepankan empati dan pelayanan harus terus diperkuat.

"Kalau pajangannya bagus, orang melihat toko itu akan bagus, tetapi kalau pajangannya jelek masyarakat langsung melabeli toko itu jelek," ujarnya dikutip, Jumat (31/7/2026).

Tomsi menjelaskan, peningkatan kapasitas aparatur menjadi kebutuhan mendesak mengingat anggota Satpol PP berasal dari beragam latar belakang, mulai dari tenaga honorer, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga Aparatur Sipil Negara (ASN). Oleh karena itu, pelatihan diperlukan untuk menyamakan standar kompetensi, memperkuat pemahaman terhadap prosedur operasional, serta membangun budaya pelayanan yang profesional dan berempati dalam setiap pelaksanaan tugas.


Selain meningkatkan kompetensi, ia juga mendorong Satpol PP menghadirkan berbagai inovasi pelayanan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, peran Satpol PP tidak seharusnya dipersepsikan sebatas penegakan Peraturan Daerah, tetapi juga mampu hadir melalui aksi-aksi sosial, seperti membantu anak-anak menyeberang jalan, mendukung penyaluran bantuan kemanusiaan, maupun pelayanan lain yang memperkuat kedekatan dengan warga.

"Mulai berkreasi memiliki ide-ide baru untuk mengembangkan pekerjaannya," tegasnya.

Lebih lanjut, Tomsi juga mengajak para pimpinan Satpol PP di daerah untuk menjadi teladan dalam mendorong perubahan budaya organisasi. Ia berharap transformasi yang dibangun melalui pelatihan dapat diterapkan secara konsisten sehingga Satpol PP semakin profesional, dipercaya, dan dicintai masyarakat.

"Saya berharap keberadaan di sini betul-betul membawa suatu perubahan dan yakinkan kepada kepala daerah masing-masing bahwa komitmen Menteri berkaitan dengan membuat Satpol PP sebagai satuan Polisi Pamong Praja yang dicintai oleh masyarakat," pungkasnya.

Sebagai informasi, Kemendagri menggelar Bimbingan Teknis Training of Trainers (ToT) bagi anggota Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat di Pusdiklat PT JISS, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah Cheka Virgowansyah, Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan BNPP Mayjen TNI Edi Nurhabad, Executive Advisor PT. JISS Ari Yusuf Amir, Direktur Utama PT. JISS Brigjen TNI (Purn.) M. Gultan, jajaran direksi PT. JISS, serta para peserta Bimtek ToT Satpol PP dan Linmas dari berbagai daerah.


(dpu/dpu)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Kemendagri & KPK Perkuat Sinergi Cegah Korupsi di Pemda