Airlangga Bocorkan Insentif Godzilla El Nino, Pangan & Air Prioritas!

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Kamis, 30/07/2026 10:25 WIB
Foto: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Economic Update CNBC Indonesia, Senin (29/06/2026). (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan dukungan pemerintah untuk kebutuhan pangan masyarakat terutama di tengah ancaman Godzilla El Nino.

Saat ditanya pewarta soal insentif khusus fenomena El Nino, Airlangga menjawab bahwa pemerintah akan memberikan kemudahan pangan bagi masyarakat.


"Nanti kita lihat selalu kita berikan kemudahan untuk pangan," ujarnya kepada wartawan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta pada Rabu (29/7/2026).

Pemerintah sendiri, kata Airlangga, akan berupaya untuk memitigasi dampak kekeringan akibat fenomena alam Godzilla El Nino, salah satunya dengan pompanisasi dan distribusi air yang merata.

"Kita monitor aja karena memang di beberapa daerah hujan kan sudah tidak turun dan mana daerah yang bisa diselesaikan dengan pompanisasi dimana sungai-sungainya yang masih banyak air dan bagaimana mendistribusikan air itu ke daerah-daerah yang produktif," ujarnya.

Tantangan ekonomi semakin besar karena El Nino berlangsung saat eskalasi konflik di Timur Tengah belum usai dan berpotensi membuat harga minyak mentah dunia tetap tinggi.

Para ekonom kini memperingatkan kemunculan fenomena El Nino super atau El Nino Godzilla tahun ini berpotensi memicu guncangan besar terhadap produksi pangan dunia yang dampaknya bisa bertahan hingga 2028.

Dilansir The Guardian, Rabu (27/7/2026), para ekonom menilai rantai pasok pangan global kini menghadapi "dua guncangan sekaligus", yakni konflik geopolitik yang mengganggu pasokan energi dan pupuk serta cuaca ekstrem akibat pemanasan global yang diperkirakan semakin diperparah oleh El Nino berkekuatan sangat besar.

Para ilmuwan sebelumnya menyatakan bahwa siklus El Nino 2026-2027, yang terbentuk ketika perubahan pola angin memungkinkan air laut hangat menyebar ke wilayah tengah dan timur Samudra Pasifik ekuator, memiliki peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk berkembang menjadi fenomena sangat kuat.

Godzilla El Nino menjadi fokus penting pemerintah, pasalnya efek yang diakibatkan diantaranya kekeringan hingga kebakaran hutan dan lahan.

Kemarin (28/7/2026) sejumlah menteri dipanggil Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan rapat terbatas membahas mitigasi dampak El Nino.

Diantaranya yang hadir Menteri Kehutanan Raja Juli, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri ESDM, serta lembaga lain seperti BMKG, Basarnas, TNI, dan Polri.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Tetapkan Darurat Nasional