CLOSE AD
MARKET DATA
Internasional

HIV Melonjak di 'Surga' Tetangga RI, Tambah 2 Orang per Hari

sef,  CNBC Indonesia
28 July 2026 17:30
Kota Chiangmai, Thailand. (Dok. Pexels)
Foto: Kota Chiangmai, Thailand. (Dok. Pexels)
Key Takeaway
m

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas kesehatan Thailand mengeluarkan peringatan setelah kasus HIV di Provinsi Chiang Mai terus meningkat. Salah satu destinasi wisata paling populer di Thailand itu kini mencatat sekitar 700 kasus baru HIV setiap tahun, atau rata-rata hampir dua kasus baru setiap hari.

Mengutip Bangkok Post, Selasa (28/7/2026), Kantor Kesehatan Masyarakat Provinsi Chiang Mai melaporkan hingga kini terdapat sekitar 23.900 kasus kumulatif HIV di wilayah tersebut. Penyebaran virus tidak lagi terbatas pada kelompok tertentu, tetapi semakin meluas di masyarakat, terutama di kalangan pekerja migran dan kelompok etnis minoritas.

Menurut otoritas, kedua kelompok tersebut masih menghadapi berbagai hambatan untuk mengakses layanan kesehatan, mulai dari kendala bahasa, keterbatasan hak memperoleh pengobatan, tidak memiliki dokumen identitas, hingga kekhawatiran terhadap stigma sosial. Kondisi itu membuat sebagian dari mereka menunda bahkan menghindari tes HIV maupun pengobatan.

Pemerintah Thailand juga menyoroti kelompok usia muda. Secara nasional, sekitar 49% infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia 15-24 tahun.

"Pejabat kesehatan menilai tren tersebut dipicu perubahan perilaku seksual, rendahnya pemahaman mengenai pencegahan HIV, serta terbatasnya akses terhadap layanan kesehatan yang ramah bagi remaja," muat laman tersebut.

Sementara itu, kelompok usia 25-49 tahun masih menjadi penyumbang jumlah infeksi baru terbesar. Sehingga, tetap menjadi sasaran utama edukasi, pemeriksaan HIV rutin, dan perluasan akses pengobatan.

Selain itu, otoritas kesehatan menyoroti meningkatnya penggunaan aplikasi kencan. Data lokal menunjukkan sekitar 61,9% pria yang berhubungan seks dengan sesama pria menggunakan aplikasi tersebut untuk bertemu pasangan yang sebelumnya tidak dikenal.

"Praktik ini dapat meningkatkan risiko penularan HIV maupun infeksi menular seksual lainnya, termasuk mpox," tambah laman itu.

Untuk menekan penyebaran HIV, pemerintah daerah berupaya memperluas akses pemeriksaan HIV, terapi pencegahan sebelum terpapar (PrEP), terapi setelah terpapar (PEP), serta mendorong pengobatan sedini mungkin, sembari mengurangi stigma terhadap orang yang hidup dengan HIV.

Dengan susunan ini, klaim "hampir 2 kasus baru per hari" langsung muncul di paragraf pertama dan didukung oleh data 700 kasus per tahun, sehingga judul menjadi konsisten dengan isi berita.

(sef/sef) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Manufaktur Thailand Tertekan, Produksi Mobil Anjlok Parah


Most Popular
Features