CLOSE AD
MARKET DATA

Tarif Transjakarta Rp3.500 Jadi Naik? Ini Jawaban Wagub Rano Karno

Ferry Sandi,  CNBC Indonesia
24 July 2026 12:15
Transportasi umum dari TransJakarta MRT hingga LRT turun menjadi Rp1 pada 22 Juni 2023. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Transportasi umum dari TransJakarta MRT hingga LRT turun menjadi Rp1 pada 22 Juni 2023. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Wacana kenaikan tarif Transjakarta kembali mencuat setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mengkaji penyesuaian tarif yang selama hampir dua dekade bertahan di angka Rp3.500 per perjalanan. Kajian tersebut dilakukan di tengah besarnya beban subsidi transportasi yang ditanggung APBD.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih belum mengambil keputusan mengenai besaran tarif baru. Evaluasi dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah, biaya operasional layanan, serta dampaknya terhadap masyarakat pengguna transportasi umum.

"Nanti kita sedang tinjau," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno kepada CNBC Indonesia di Sarinah, Kamis (23/7/2026) malam.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan tarif Transjakarta sebesar Rp3.500 sudah tidak berubah selama sekitar 20 tahun. Sementara itu, biaya operasional terus meningkat sehingga subsidi yang harus ditanggung pemerintah daerah juga semakin besar.

Sejumlah warga melintas di zebra cross halte Centrale Stichting Wederopbouw (CSW) di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat, (3/10/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Sejumlah warga melintas di zebra cross halte Centrale Stichting Wederopbouw (CSW) di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat, (3/10/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: Sejumlah warga melintas di zebra cross halte Centrale Stichting Wederopbouw (CSW) di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat, (3/10/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Berdasarkan perhitungan Pemprov DKI, biaya operasional Transjakarta mencapai sekitar Rp13.000 per penumpang. Dengan tarif yang masih berlaku saat ini, pemerintah harus memberikan subsidi sekitar Rp9.700 untuk setiap perjalanan.

Meski begitu, Pemprov DKI memastikan perlindungan terhadap kelompok masyarakat yang selama ini menikmati layanan gratis tetap menjadi prioritas apabila nantinya penyesuaian tarif diberlakukan. Sebanyak 15 golongan penerima manfaat disebut tetap akan memperoleh fasilitas transportasi tanpa dikenakan biaya.

Di sisi lain, kajian tarif juga mempertimbangkan kemampuan dan kemauan masyarakat untuk membayar, atau ability to pay (ATP) dan willingness to pay (WTP). Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar usulan yang diajukan kepada DPRD DKI Jakarta sebelum kebijakan resmi ditetapkan.

Sebagai catatan, Transjakarta resmi diluncurkan dan beroperasi pada 15 Januari 2004. Tarif awal adalah Rp 3.500 untuk semua perjalanan. Hingga 2026 atau lebih dari 22 tahun, tarif Transjakarta tidak pernah naik.

(fys/wur) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Hemat! Naik Banyak Transportasi Umum Selama 3 Jam Hanya Rp10 Ribu


Most Popular
Features