7 Photos
Potret Chaos Demo Resor Menantu Trump, Polisi & Massa Adu Jotos
Polisi dan demonstran bentrok di Tirana, Albania, saat ribuan warga protes dugaan korupsi proyek dan menuntut PM Edi Rama mundur.
Bentrokan pecah antara polisi dan demonstran anti-pemerintah di ibu kota Albania, Tirana, pada Kamis (23/7/2026), saat gelombang protes yang telah berlangsung selama berminggu-minggu memuncak di depan gedung parlemen. (REUTERS/Florion Goga)
Ribuan pengunjuk rasa menggelar aksi besar-besaran menjelang dimulainya sidang parlemen pada Kamis pagi. Aparat keamanan telah memasang barikade di sekitar kompleks parlemen untuk mencegah massa mendekati gedung. (REUTERS/Florion Goga)
Ketegangan meningkat ketika para demonstran berusaha menyingkirkan barikade polisi. Bentrokan pun tak terhindarkan dengan aparat yang mengenakan perlengkapan anti huru hara. (REUTERS/Florion Goga)
Polisi menembakkan gas air mata dan menyemprotkan meriam air untuk membubarkan massa, sementara sejumlah demonstran membalas dengan melemparkan telur ke arah petugas. (REUTERS/Florion Goga)
Gelombang demonstrasi di Albania telah berlangsung selama lebih dari satu bulan. Aksi tersebut dipicu tudingan korupsi dalam sejumlah proyek pembangunan properti di kawasan pesisir dan wilayah yang berada di dekat kawasan lindung. Namun, pemerintah membantah seluruh tuduhan tersebut. (REUTERS/Florion Goga)
Protes awalnya dipicu oleh rencana pembangunan resor mewah yang dikaitkan dengan Jared Kushner, menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Seiring waktu, aksi meluas hingga menyoroti proyek-proyek pembangunan lain di sepanjang pesisir Albania. Selain menolak proyek-proyek tersebut, para demonstran kini juga menuntut pemerintahan Perdana Menteri Edi Rama mundur dari jabatannya. (REUTERS/Florion Goga)
Aksi protes ini menjadi tantangan politik bagi Rama, yang telah memimpin Albania sejak 2013. Pemerintahannya terus menuai kritik karena dinilai gagal memberantas korupsi yang mengakar serta belum mampu meningkatkan kualitas layanan publik, termasuk sektor kesehatan. (REUTERS/Florion Goga)
source on Google