Gempa Dangkal M5,5 Guncang Aceh, Warga Terbangun-Terasa ke Sibolga

Damiana, CNBC Indonesia
Rabu, 22/07/2026 12:31 WIB
Foto: (Dok. BMKG)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gempa bumi tektonik berkekuatan M5,5 mengguncang wilayah Aceh pada hari ini, Rabu (22/7/2026) pukul 11:18:23 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,5 pada kedalaman 9 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4.24° LU; 97.56° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 36 Km arah timur laut Gayo Lues.

"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto dalam keterangan resmi BMKG.


"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal diduga akibat aktivitas sesar Oreng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike slip)," jelasnya.

Kata Wijayanto, hingga pukul 11:30 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 aktivitas gempa bumi pendahuluan (foreshock) dengan magnitudo M3,8 dan 2 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M4.3.

Berdasarkan laporan masyarakat dan estimasi peta guncangan (shakemap) , gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas:

1. V MMI
getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang, dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti di Gayo Lues

2. IV MMI

pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi di Aceh Barat Daya, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Lhoksumawe, Aceh Timur, Bener Meriah dan Aceh Tengah

3. III MMI

Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu di Medan, Deli Serdang, Sibolga, Aceh Jaya, Aceh Selatan dan Aceh Tamiang

4. II MMI

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang di Langsa, Pidie dan Pidie Jaya.

"BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat," kata Wijayanto.

Dia pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dan, menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.

Pusat gempa berada di darat 26 km timur laut Kab. Gayo Lues. (Dok. BMKG) Foto: (Dok. BMKG)


(dce/dce) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Breaking! Palu Diguncang Gempa Magnitudo 6,7