Pemerintah Belum Kasih Insentif, Begini Nasib Penjualan Motor Listrik

Ferry Sandi, CNBC Indonesia
Selasa, 21/07/2026 13:55 WIB
Foto: Calon pembeli melihat motor listrik yang dijual di Showroom Bintaro EV, Tangerang Selatan, Rabu (20/8/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Penjualan motor listrik dinilai masih menunjukkan tren positif meski program insentif pemerintah belum kembali bergulir. Kondisi tersebut terutama dirasakan oleh sejumlah merek yang menawarkan spesifikasi dan performa yang mendekati sepeda motor konvensional.

Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setiyadi mengatakan beberapa agen pemegang merek masih mencatatkan pertumbuhan penjualan di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya pulih.

"Kalau sepengetahuan saya ada beberapa APM yang cukup baik. Walaupun kondisi seperti ini penjualannya tetap meningkat, terutama motor listrik yang punya kemampuan sama dengan motor biasa, baik kekuatan maupun baterainya, memang angkanya saya tidak tau persis, tapi sepertinya penjualan meningkat," kata Budi kepada CNBC Indonesia, Selasa (21/7/2026).


Konsumen kini semakin memahami bahwa kualitas produk ikut menentukan harga. Karena itu, motor listrik dengan performa yang baik tetap memiliki pasar meski dibanderol lebih mahal.

Motor Listrik Selis (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Motor Listrik Selis (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Selain kualitas kendaraan, variasi skema pembelian juga mulai menjadi daya tarik baru bagi masyarakat. Model bisnis seperti penyewaan baterai membuat harga awal kendaraan menjadi lebih terjangkau sehingga mampu menarik lebih banyak pembeli.

"Dengan skema penjualan yang sekarang sangat variatif, seperti sewa baterai, harganya jadi lebih rendah. Itu sangat digemari masyarakat, sekarang penjualannya juga bagus," ujarnya.

Perubahan pola konsumsi tersebut menunjukkan pasar motor listrik mulai berkembang secara alami. Konsumen tidak lagi hanya mempertimbangkan insentif, tetapi juga melihat kualitas produk dan kemudahan memiliki kendaraan listrik.

"Masyarakat sekarang sudah tahu bahwa harga mengikuti kualitasnya. Itu yang membuat motor-motor listrik dengan spesifikasi bagus masih bertahan bahkan penjualannya meningkat," pungkasnya.


(fys/wur) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Pemerintah Guyur Rp 1,54 T Buat Diskon Transportasi