MARKET DATA

Ada Warung Pangan di Pasar Tebet Timur, Jual Beras-Gula Harga Segini

Elga Nurmutia,  CNBC Indonesia
20 July 2026 11:37
Peluncuran Warung Pangan di Pasar Tebet Timur, Senin (20/7/2026). (CNBC Indonesia/Elga Nurmutia)
Foto: Peluncuran Warung Pangan di Pasar Tebet Timur, Senin (20/7/2026). (CNBC Indonesia/Elga Nurmutia)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD resmi meluncurkan Warung Pangan di Pasar Tebet Timur, Jakarta Selatan pada Senin (20/7/2026). Nantinya, Warung Pangan ini akan menjual sembako murah meriah seperti minyak, beras, gula, tepung, hingga air mineral dalam kemasan.

Sebagaimana diketahui, Warung Pangan berperan dalam menghubungkan pedagang secara langsung dengan jaringan distribusi perusahaan. Alhasil, pasokan barang diharapkan lebih mudah diperoleh dengan harga yang lebih terkendali.

Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo mengatakan, melalui program Warung Pangan, pihaknya akan menggandeng para pedagang di pasar tradisional untuk menjadi mitra. Dari situ, para pedagang berkesempatan memperoleh pasokan barang dengan harga yang kompetitif dari ID FOOD.

Sebagai gantinya, para pedagang yang menjadi mitra Warung Pangan berkomitmen menjual produk kepada masyarakat sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga mereka dipastikan tidak akan menaikkan harga jual saat terjadi gejolak di pasar. Dengan skema tersebut, masyarakat diharapkan bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil dan stok yang tetap tersedia.

Ghimoyo juga memastikan bahwa program Warung Pangan tidak akan tumpang tindih dengan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Pasalnya, KDMP akan fokus menyalurkan barang-barang bersubsidi, sementara ID FOOD bertugas menjaga stabilisasi harga komoditas di luar barang subsidi. Oleh karena itu, kedua program tersebut justru saling melengkapi dalam rangka penguatan distribusi pangan nasional.

Peluncuran Warung Pangan di Pasar Tebet Timur, Senin (20/7/2026). (CNBC Indonesia/Elga Nurmutia)Peluncuran Warung Pangan di Pasar Tebet Timur, Senin (20/7/2026). (CNBC Indonesia/Elga Nurmutia) Foto: Peluncuran Warung Pangan di Pasar Tebet Timur, Senin (20/7/2026). (CNBC Indonesia/Elga Nurmutia)

"Jadi ID FOOD itu yang paling utama adalah menggandeng mitra. Menggandeng mitra di pasar-pasar tradisional. Supaya harga itu stabil. Karena yang menjadi mitra Warung Pangan, itu punya komitmen dengan kita. Kita kasih harga minimum, tapi dia harus menjual maksimum di harga HET," ujar Ghimoyo dalam acara Peluncuran Warung Pangan di Pasar Tebet Timur, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026).

Warung Pangan merupakan bagian dari upaya ID FOOD dalam memperkuat ekosistem pangan melalui perluasan jaringan pedagang yang terhubung dengan sistem distribusi perusahaan. Peluncuran Warung Pangan juga menjadi bagian dari penguatan bisnis distribusi dan perdagangan ID FOOD yang saat ini berfokus pada pengembangan lini bisnis perdagangan dan logistik.

Perlu diketahui, pedagang yang tergabung dalam jaringan Warung Pangan di Pasar Tebet Timur menjual minyak goreng bersubsidi dengan merek Minyakita seharga Rp 17.500 per liter, beras 5 kilogram dengan merek Rania buatan ID FOOD seharga Rp 74.500, dan gula bermerek Raja Gula dari ID FOOD seharga Rp 17.500 per kilogram.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Komersial ID FOOD, Dwi Sutoro menjelaskan, saat ini sudah ada sekitar 8.000 mitra Warung Pangan di seluruh Indonesia. Pada akhir tahun 2026, ID FOOD menargetkan jumlah Warung Pangan bisa meningkat sebanyak 25.000-27.000 mitra. Langkah ini ditempuh sebagai strategi untuk memperluas distribusi bahan pokok sekaligus memperkuat rantai pasok bagi pasar tradisional melalui sistem terintegrasi.

"Tentunya program ini kita targetkan akan aktif di seluruh wilayah di mana ID FOOD sekarang ini beroperasi. ID FOOD akan mempunyai atau sekarang ini memanage 42 cabang yang ada di seluruh Indonesia. Mulai dari Aceh sampai yang paling timur ada di Papua. Jadi ini di setiap cabang itu mempunyai target untuk mengembangkan jaringan warung pangan yang kita roll out saat ini," ungkap Dwi.

Dia bilang, Warung Pangan merupakan jaringan warung milik pedagang yang terhubung dengan sistem distribusi dan logistik ID FOOD. Dengan begitu, pasokan barang bisa terkirim lebih cepat sesuai dengan permintaan pasar di setiap tempat.

Guna mendukung proses distribusi bahan pangan, ID FOOD juga membangun stok poin di sejumlah pasar di daerah yang memiliki permintaan tinggi. Fungsi dari fasilitas tersebut yaitu sebagai pusat distribusi yang bisa melayani lebih dari satu pasar, sehingga pengiriman barang menjadi lebih efektif. Saat ini, stok poin bisa ditemukan di Bekasi, Jakarta, dan Tangerang, sedangkan wilayah lain akan disesuaikan dengan kebutuhan pasarnya.

Beberapa produk yang dipasarkan di stok poin tersebut meliputi kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, tepung hingga air minum dalam kemasan. Selain produk merek ID FOOD, BUMN pangan yang satu ini juga membuka peluang untuk mendistribusikan produk dari merek lain.

(wur) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Pemerintah Punya Senjata Kendalikan Inflasi Pangan di Pasar Tebet


Most Popular
Features