Saingi Singapura, Batam Kini Incar 'Kue' Logistik di Selat Malaka

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Jumat, 17/07/2026 19:45 WIB
Foto: Kepala Badan Pengusaha (BP) Batam Amsakar Achmad. (Dok. BP Batam)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala Badan Pengusahaan Batam Amsakar Achmad berambisi untuk penetrasi pasar Selat Malaka yang menjadi magnet jalur perdagangan dunia dengan lalu lintas logistik yang padat.

"Ini pusat lalu lintas perdagangan yang cukup padat, ada Selat Malaka di sini. Kita harapkan tidak hanya tumbuh seperti yang saya sampaikan 10 persen, ke depan Batam bisa mengambil sampai 20-an persen bila perlu," ungkapnya kepada CNBC Indonesia, Jumat (17/7/2026).

Posisi geografis dan geostrategis Batam yang berada pada jalur perdagangan internasional, kata Amsakar menjadi daya tarik investor untuk menanamkan modal di Batam. Terlebih lagi, ada faktor Singapura yang juga turut menjadi daya tarik.


"Nah, jadi posisi geografis dan geostrategis Batam yang berada pada jalur perdagangan internasional dan kehadiran Singapura, ini justru mengungkit. Saya yakin ini penanaman modal dalam negeri kita tumbuh dasar," ujarnya.

Meskipun demikian, keyakinan itu perlu dibarengi oleh infrastruktur yang mampu mendukung ambisi dalam mengambil 'kue' Selat Malaka, yaitu pelabuhan.

"Kalau ada rencana pemerintah, rencana pemerintah untuk membangun pelabuhan yang berstandar lebih besar dari Batu Ampar hari ini, tentu saja kita harapkan dapat mengambil manfaat itu," imbuhnya.

"Kalau ada rencana pemerintah, rencana pemerintah untuk membangun pelabuhan yang berstandar lebih besar dari Batu Ampar hari ini, tentu saja kita harapkan dapat mengambil manfaat itu," lanjutnya.


(wia) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Prabowo Tegaskan Komitmen Menjaga Selat Malaka Tetap Aman