TNI Bantu Prabowo Kejar Swasembada Pangan, Ini Hasil Nyatanya
Jakarta, CNBC Indonesia - TNI melaksanakan pendampingan terpadu dalam mendukung swasembada pangan yang menjadi program prioritas swasembada pangan. Hal ini capaian sinergi TNI, BUMN, dunia usaha, akademi, dan masyarakat.
Panglima TNI Agus Subiyanto mengatakan TNI AU melakukan pendampingan pada komoditas tebu, TNI AL pada komoditas kedelai, dan TNI AD pada komoditas padi.
Agus mengatakan pada komoditas tebu TNI AU bersinergi bersama Sinergi Gula Nusantara, swasta dan asosiasi petani, pada tahun ini mendampingi lahan tebu seluas 236.048 hektare, dengan potensi 18,3 juta ton tebu, setara 1,36 juta ton gula putihj. Hal ini setara dengan 45% target produksi gula nasional. Hilirisasi tebu menghasilkan molase, bioetanol, pupuk organik, pakan ternak, energi terbarukan.
Sedangkan TNI AL mendampingi lahan seluas 2.432 hektare, dengan total produksi 3,676 ton kedelai di 6 wilayah dengan kontribusi 0,35% dari target produksi kedelai nasional pada 2026. Selain itu dibuka lahan baru 3.110 hektare lahann baru.
"Upaya ini meningkatkan kemandirian pangan dan mengurangi ketergantungan impor," katanya di acara panen serentak di Malang, Jawa Timur, yang dihadiri oleh Presiden Prabowo dan para anggota kabinet, Jumat (17/7/2026).
TNI AD mendampingi lahan pada Juli 2026 seluas 479.659 hektare, sejak Januari-Juni 2026 luas lahan panen padi mencapai 6,26 juta hektare. Hal ini setara produksi beras 19,2 juta ton, jumlah ini setara kontribusi mendukung 55,24% dari target produksi beras nasional.
"Panen raya ini bukti nyata TNI hadir dalam mendukung kemandrian pangan dan memajukan perekonomian bangsa," tegas Panglima TNI.
(hoi/hoi) Add
source on Google