8 Photos
Penampakan Air Menyusut di Bendung Katulampa, Muncul Batu-Batu Besar
Debit air di Bendung Katulampa, Kota Bogor, mulai mengalami penurunan seiring memasuki musim kemarau.
Sejumlah pengendara melintas dijembatan Bendung Katulampa, Bogor Jawa Barat, Kamis, (16/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Debit air di Bendung Katulampa, Kota Bogor, mulai mengalami penurunan seiring memasuki musim kemarau. Meski begitu, kondisi bendung masih berada dalam status normal dan belum memengaruhi pasokan air untuk wilayah hilir maupun kebutuhan irigasi. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Petugas Bendung Katulampa, Alwan, mengatakan penurunan debit air mulai terjadi sejak dua hari terakhir. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca yang minim hujan di kawasan hulu Sungai Ciliwung. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
"Penurunan debit air mulai terjadi sekitar dua hari terakhir akibat faktor cuaca," ujar Alwan kepada CNBC Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Alwan memastikan, meski debit air mengalami penurunan, ketersediaan air untuk irigasi masih aman. Hal itu karena stok air yang tersedia masih mencukupi sehingga belum berdampak pada distribusi air ke wilayah hilir. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Ia juga menyampaikan tinggi muka air Bendung Katulampa saat ini berada pada status normal. Petugas terus melakukan pemantauan secara berkala untuk mengantisipasi perubahan kondisi, terutama selama musim kemarau berlangsung. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Menurut Alwan, Bendung Katulampa juga pernah mencatat kondisi terendah dengan tinggi muka air mencapai 0 sentimeter saat musim kemarau. Karena itu, pemantauan debit air akan terus dilakukan guna memastikan pasokan air tetap terjaga dan sebagai langkah antisipasi apabila kemarau berlangsung lebih panjang. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
source on Google