5 Photos
Rumah Tinggal Atap, Potret Banjir Ubah Kota Jadi Sungai dalam Semalam
Banjir dan longsor di tenggara Bangladesh menewaskan sedikitnya 51 orang. Lebih dari satu juta warga masih terisolasi, sementara bantuan terus disalurkan.
Sedikitnya 51 orang dilaporkan tewas akibat banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tenggara Bangladesh setelah hujan monsun deras mengguyur kawasan tersebut selama beberapa hari. Kondisi diperparah oleh depresi di Teluk Bengal yang memicu hujan lebih intens dan memperluas wilayah terdampak. (Tangkapan Layar Video Reuters/)
Kementerian Manajemen Bencana Bangladesh menyatakan lebih dari satu juta warga masih terisolasi hingga Minggu karena hujan deras belum juga mereda. Sejumlah wilayah masih terendam banjir sehingga menghambat akses bantuan dan mobilitas masyarakat. (Tangkapan Layar Video Reuters/)
Di distrik perbukitan Bandarban, jalur penghubung dengan wilayah lain mengalami gangguan parah. Jalan raya terendam banjir, sementara tanah longsor menutup sejumlah rute utama. Luapan sungai juga menggenangi permukiman di sekitarnya dan memaksa banyak warga desa mengungsi. (Tangkapan Layar Video Reuters/)
Dari data Reuters Selasa (14/7/2027), sebagian besar korban meninggal dilaporkan akibat tanah longsor yang terjadi di distrik-distrik perbukitan. Korban lainnya tewas akibat banjir bandang yang mengalir dari kawasan dataran tinggi dan menerjang permukiman di jalurnya. (Tangkapan Layar Video Reuters/)
Ketika air mulai berangsur surut pada Minggu sore, warga kembali ke rumah untuk melihat kondisi tempat tinggal mereka. Banyak rumah ditemukan rusak berat, sementara perabotan dan barang-barang berharga hanyut atau tidak lagi dapat digunakan. (Tangkapan Layar Video Reuters/)
Di tengah kondisi tersebut, para sukarelawan terus membantu warga terdampak dengan menyalurkan makanan hangat serta kebutuhan darurat kepada masyarakat yang masih terisolasi akibat banjir. (Tangkapan Layar Video Reuters/)
Meski demikian, warga setempat mengungkapkan masih banyak daerah terpencil di kawasan pegunungan yang belum menerima bantuan secara memadai. Mereka berharap distribusi logistik dapat segera menjangkau seluruh wilayah terdampak sebelum kondisi kembali memburuk. (Tangkapan Layar Video Reuters/)
source on Google