FOTO Internasional

Potret Petaka Usai Banjir Semalaman di Ibu Kota, Warga Terisolasi

Reuters, CNBC Indonesia
Senin, 13/07/2026 06:40 WIB

Hujan monsun memicu banjir di Dhaka dan Bangladesh tenggara. Sedikitnya 44 orang tewas, lebih dari satu juta warga terisolasi, serta aktivitas lumpuh.

1/7 Kendaraan melintas di jalan yang tergenang banjir setelah hujan deras di Dhaka, Bangladesh, 12 Juli 2026. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

Kendaraan menerobos jalan yang tergenang banjir setelah hujan monsun mengguyur Dhaka, Bangladesh, Minggu (12/7/2026). Curah hujan mencapai 76 milimeter sejak tengah malam hingga pukul 06.00 waktu setempat, melampaui kapasitas drainase kota dan menyebabkan banjir di berbagai wilayah. Kondisi tersebut melumpuhkan lalu lintas serta menghambat ribuan warga menuju tempat kerja, sekolah, dan aktivitas lainnya. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

2/7 Kendaraan melintas di jalan yang tergenang banjir setelah hujan deras di Dhaka, Bangladesh, 12 Juli 2026. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

Dilansir The Daily Star, genangan terparah terjadi di kawasan Mirpur, terutama Shewrapara, Kazipara, dan Monipur. Air dilaporkan mencapai di atas lutut di sejumlah lokasi, membuat banyak keluarga terisolasi dan akses ke jalan utama terputus. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

3/7 Kendaraan melintas di jalan yang tergenang banjir setelah hujan deras di Dhaka, Bangladesh, 12 Juli 2026. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

Para pejalan kaki terpaksa berjalan menerobos banjir, menggunakan becak, atau turun dari bus yang mogok akibat jalan tergenang. Banjir juga mengganggu kegiatan belajar mengajar setelah Sekolah Menengah Atas dan Perguruan Tinggi Monipur menunda ujian tengah semester karena banyak siswa tidak dapat mencapai kampus. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

4/7 Kendaraan melintas di jalan yang tergenang banjir setelah hujan deras di Dhaka, Bangladesh, 12 Juli 2026. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

Sementara itu, Reuters melaporkan dampak hujan monsun di Bangladesh tenggara jauh lebih parah. Sedikitnya 44 orang dilaporkan tewas akibat banjir dan tanah longsor, sementara lebih dari satu juta orang terisolasi. Kementerian Manajemen Bencana menyebut banjir melanda tujuh distrik, yakni Chattogram, Cox's Bazar, Bandarban, Rangamati, Khagrachhari, Moulvibazar, dan Habiganj, serta mengisolasi sekitar 267.918 rumah tangga.(REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

5/7 Kendaraan melintas di jalan yang tergenang banjir setelah hujan deras di Dhaka, Bangladesh, 12 Juli 2026. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

Pemadaman listrik, jalan rusak, dan terputusnya jaringan komunikasi menghambat evakuasi serta distribusi bantuan. Banyak warga juga tak dapat memasak karena rumah masih terendam banjir. "Air masih menggenangi rumah kami, makanan kering telah habis, dan kami menghabiskan malam dalam kegelapan bersama anak-anak karena tidak ada listrik," kata Nurul Islam, warga Chattogram. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

6/7 Kendaraan melintas di jalan yang tergenang banjir setelah hujan deras di Dhaka, Bangladesh, 12 Juli 2026. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

Pemerintah Bangladesh mengerahkan personel angkatan darat dan angkatan laut untuk mengirimkan makanan, air bersih, obat-obatan, dan kebutuhan pokok menggunakan perahu ke daerah-daerah terpencil. Menteri Manajemen Bencana dan Bantuan Iqbal Hossain mengatakan pemerintah terus menyalurkan bantuan dan meminta warga yang rumahnya masih terendam untuk mengungsi ke tempat penampungan. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

7/7 Kendaraan melintas di jalan yang tergenang banjir setelah hujan deras di Dhaka, Bangladesh, 12 Juli 2026. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

Hujan deras memicu tanah longsor di kamp pengungsi Rohingya di Cox's Bazar yang menewaskan sedikitnya 16 pengungsi, termasuk perempuan dan anak-anak. Para ilmuwan memperingatkan bahwa perubahan iklim meningkatkan frekuensi dan intensitas hujan ekstrem, sehingga memperbesar risiko banjir dan tanah longsor di Bangladesh. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

Add as a preferred
source on Google