MARKET DATA

Iran Balas Trump Usai Diancam 1.000 Rudal Pasca Gencatan Senjata

& Mentar Puspadini,  CNBC Indonesia
11 July 2026 18:10
(FILES) Iranian Foreign Minister Abbas Araghchi attends a joint press conference with his Iraqi counterpart Fuad Hussein in Tehran on January 18, 2026. Iranian Foreign Minister Abbas Araghchi arrived in Beijing on May 6, 2026 ahead of scheduled talks
Foto: AFP/ATTA KENARE

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan Teheran tetap mematuhi seluruh komitmennya dalam nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan Amerika Serikat, yang telah disepakati di Islamabad.

Melansir Jordan News, Pernyataan itu disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata antara kedua negara telah berakhir, namun tetap menyetujui dimulainya kembali perundingan.

Dalam unggahan di media sosial X pada Sabtu, Araghchi mengatakan Iran telah memenuhi seluruh kewajibannya berdasarkan kesepakatan tersebut. Ia justru menuding pemerintah AS melanggar isi MoU, khususnya melalui tindakan Menteri Keuangan AS.

"Iran telah menghormati komitmennya sejauh ini, tidak seperti apa yang disebut Menteri Keuangan AS, yang melanggar Paragraf 9 dalam nota kesepahaman," tulis Araghchi. Ia merujuk pada ketentuan yang menyatakan Amerika Serikat tidak akan mengerahkan tambahan pasukan ke kawasan.

Sebelumnya, Trump menyatakan bahwa gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran telah berakhir. Meski demikian, Trump mengungkapkan Iran telah meminta agar perundingan dilanjutkan dan Washington menyetujui permintaan tersebut.

"Iran telah meminta kami untuk melanjutkan perundingan. Kami telah setuju untuk melakukannya, tetapi AS dengan tegas mengatakan bahwa gencatan senjata telah berakhir," ujar Trump.

Dalam kesempatan terpisah, Trump juga menanggapi laporan mengenai dugaan rencana pembunuhan yang menargetkan dirinya. Melalui unggahan di Truth Social, Trump mengancam akan menghancurkan Iran apabila negara tersebut benar-benar melaksanakan ancaman terhadap Presiden Amerika Serikat.

Trump mengklaim telah menyiapkan respons militer besar-besaran apabila ancaman tersebut terjadi. Ia menyebut sekitar 1.000 rudal telah diarahkan ke Iran dan ribuan rudal lainnya siap dikerahkan, seraya menegaskan dirinya telah memberikan instruksi kepada militer AS untuk menghancurkan Iran sepenuhnya jika ancaman itu direalisasikan.

(arj/arj) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Awas Perang Besar! Iran Tembak Rudal ke Israel, Trump Warning Teheran


Most Popular
Features