FOTO Internasional

Pilu! Potret Babi-Babi Mati Membusuk, Hayut karena Banjir Bah China

Pool, CNBC Indonesia
Jumat, 10/07/2026 16:35 WIB

Banjir besar akibat bendungan jebol melanda Hengzhou, China. Babi-babi ternak hanyut, mati dan membusuk, terkena banjir bah yang melanda.

1/5 Sebuah tayangan drone menunjukkan para pekerja penyelamat melakukan operasi bantuan di kota Maling yang terdampak banjir, setelah jebolnya bendungan waduk Liulan akibat hujan lebat yang dibawa oleh topan Maysak, di Hengzhou, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Tiongkok, 8 Juli 2026. (China Daily via REUTERS)

Gambar udara memperlihatkan luasnya banjir di China, setelah bendungan Waduk Liulan jebol akibat hujan lebat di Hengzhou, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Rabu. Bencana yang terjadi sejak Senin itu merendam kota-kota dan desa-desa, menggenangi permukiman serta lahan pertanian, sekaligus memutus sejumlah jalur transportasi di kawasan terdampak. (China Daily via REUTERS)

2/5 Sebuah tayangan drone menunjukkan para pekerja penyelamat melakukan operasi bantuan di kota Maling yang terdampak banjir, setelah jebolnya bendungan waduk Liulan akibat hujan lebat yang dibawa oleh topan Maysak, di Hengzhou, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Tiongkok, 8 Juli 2026. (China Daily via REUTERS)

Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan dampak banjir di sebuah peternakan di sekitar wilayah tersebut. Dalam rekaman itu, puluhan babi tampak hanyut dan mengapung terbawa arus banjir yang deras setelah kandang mereka terendam. Babi-babi ternak itu sudah mati dan membusuk. (Tangkapan Layar Instagram/lalatinaradio)

3/5 Sebuah tayangan drone menunjukkan para pekerja penyelamat melakukan operasi bantuan di kota Maling yang terdampak banjir, setelah jebolnya bendungan waduk Liulan akibat hujan lebat yang dibawa oleh topan Maysak, di Hengzhou, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Tiongkok, 8 Juli 2026. (China Daily via REUTERS)

Bencana banjir di China dipicu Topan Maysak, badai tropis yang menghantam wilayah selatan China pada awal Juli 2026. Setelah melewati Vietnam dan Pulau Hainan, Maysak melemah menjadi badai tropis, tetapi tetap memicu hujan ekstrem dan banjir besar di wilayah Guangxi. Dalam foto, seorang pria terlihat membersihkan lumpur yang tersisa setelah banjir melanda Kota Sanli. (cnsphoto via REUTERS)

4/5 Sebuah tayangan drone menunjukkan para pekerja penyelamat melakukan operasi bantuan di kota Maling yang terdampak banjir, setelah jebolnya bendungan waduk Liulan akibat hujan lebat yang dibawa oleh topan Maysak, di Hengzhou, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Tiongkok, 8 Juli 2026. (China Daily via REUTERS)

Menurut pejabat setempat, sedikitnya enam orang dilaporkan tewas akibat bencana tersebut sementara sekitar 375.000 warga terdampak. Otoritas memperingatkan jumlah korban jiwa kemungkinan masih akan bertambah seiring berlanjutnya proses pencarian dan pendataan. (cnsphoto via REUTERS)

5/5 Sebuah tayangan drone menunjukkan para pekerja penyelamat melakukan operasi bantuan di kota Maling yang terdampak banjir, setelah jebolnya bendungan waduk Liulan akibat hujan lebat yang dibawa oleh topan Maysak, di Hengzhou, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Tiongkok, 8 Juli 2026. (China Daily via REUTERS)

Saat China masih menangani dampak Maysak, negara itu juga bersiap menghadapi badai yang lebih kuat, yakni Topan Bavi, yang diperkirakan membawa hujan lebat dan angin kencang ke wilayah pesisir timur China. (China Daily via REUTERS)

Add as a preferred
source on Google