MARKET DATA
Internasional

Vietnam Menyerah, Jadi Korban Perang AS-Iran

sef,  CNBC Indonesia
08 July 2026 17:45
Bank Central Vietnam. (Dok. Pexels)
Foto: Bank Central Vietnam. (Dok. Pexels)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Vietnam kini sedang mempertimbangkan diri untuk membangun lebih banyak pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU). Hal tersebut dilakukan guna memastikan pemenuhan energi di negeri Paman Ho.

Meski selama beberapa tahun terakhir Vietnam gencar mendorong transisi energi untuk mengurangi ketergantungan pada batu bara, perang AS-Iran dan terganggunya pasokan LNG memaksa Hanoi kembali mengandalkan pembangkit listrik tenaga batu bara demi menjaga ketahanan energi. Ini untuk mendukung pertumbuhan ekonominya yang pesat 10% tahun 2026.

"Akhir-akhir ini, konflik yang terjadi di Timur Tengah telah berdampak pada keamanan pasokan LNG, sehingga menimbulkan kebutuhan untuk memperkuat keamanan energi," kata pemerintah dalam sebuah pernyataan dikutip ReutersRabu (8/7/2026).

"Pemerintah... mungkin akan menyesuaikan rencana energi nasionalnya untuk menambahkan lebih banyak energi yang dihasilkan dari batu bara ke dalam bauran energi," tambahnya.

Sebelumnya, Vietnam telah menetapkan target untuk memiliki armada pembangkit listrik berbahan bakar LNG dengan kapasitas gabungan 22,5 gigawatt pada tahun 2030. Namun sejauh ini baru 7,3% dari target tersebut yang tercapai.

Target yang berjalan lambat terjadi karena hambatan regulasi dan kurangnya minat investor. Kini, perang AS-Iran sendiri, secara khusus telah menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan pasokan LNG.

Berdasarkan rencana baru, Vietnam menargetkan total kapasitas terpasang dalam kisaran 183 hingga 236 GW pada tahun 2030. Pembangkit listrik batu bara menyumbang 13,1-16,9% dari keseluruhan, dan LNG sebesar 9,5-12,3%.

Produksi listrik pada semester pertama tahun ini meningkat 9,8% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 171,5 miliar kilowatt jam. Pembangkit listrik batu bara menyumbang 54,5% dari produksi tersebut, menurut perusahaan utilitas negara EVN.

(sef/sef) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Vietnam Tiba-Tiba Digempur AS, Pemerintah Habisi Industri Ini


Most Popular
Features