Rapor Stimulus Prabowo: 1,3 Juta Orang Manfaatkan Diskon Kereta

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Rabu, 08/07/2026 07:55 WIB
Foto: Calon tiba di peron Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (26/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah mengklaim kebijakan stimulus ekonomi berupa diskon tarif transportasi pada Semester II-2026 mulai menunjukkan hasil positif.

Program yang diluncurkan bertepatan dengan periode libur sekolah tersebut berhasil mendorong mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi di berbagai daerah.


Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan insentif transportasi diberikan sebagai bagian dari Paket Stimulus Ekonomi Semester II-2026 yang telah diumumkan pemerintah sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Kebijakan insentif dan diskon transportasi ini dihadirkan untuk mendorong masyarakat agar lebih banyak bepergian selama periode libur sekolah, sehingga aktivitas ekonomi di berbagai daerah juga ikut bergerak. Hingga saat ini, realisasinya berjalan baik dan penyerapan program oleh masyarakat cukup optimal, ini menunjukkan bahwa stimulus mampu memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Haryo dalam keterangannya, dikutip Rabu (8/7/2026).

Sebagai bagian dari stimulus tersebut, pemerintah memberikan diskon 30% tiket kereta api pada 20 Juni-5 Juli 2026, diskon 30% tarif dasar kapal Pelni pada 20 Juni-15 Agustus 2026, pembebasan tarif jasa kepelabuhanan ASDP pada 20 Juni-5 Juli 2026, serta insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100% untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi.

Dari seluruh program yang berjalan, kinerja diskon tarif kereta api menjadi yang paling menonjol. Hingga 5 Juli 2026, program tersebut telah dimanfaatkan oleh 1.303.191 penumpang atau mencapai 110% dari target sebanyak 1.174.624 penumpang.

Jumlah itu juga meningkat 13% dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 1.152.581 penumpang.

Dengan realisasi anggaran mencapai Rp90,9 miliar, pemerintah memberikan diskon 30% untuk seluruh layanan kereta api ekonomi non-PSO dan nonperintis yang mencakup 150 perjalanan reguler dan 26 perjalanan tambahan selama masa program berlangsung.

Sementara itu, program diskon tarif angkutan laut masih terus berjalan hingga 15 Agustus 2026. Hingga 6 Juli 2026, program tersebut telah dimanfaatkan oleh 481.503 penumpang atau sekitar 69% dari target 693.690 penumpang.

Menurut Haryo, realisasi anggaran program angkutan laut tercatat mencapai Rp46,9 miliar. Pemerintah memperkirakan jumlah pengguna akan terus bertambah mengingat periode pelaksanaan masih berlangsung lebih dari satu bulan ke depan.

Adapun insentif transportasi penyeberangan juga menunjukkan capaian yang cukup tinggi. Berdasarkan data boarding hingga 5 Juli 2026, sebanyak 1.125.088 penumpang telah memanfaatkan program tersebut atau mencapai 93,25% dari target sebanyak 1.206.585 penumpang.

Jumlah tersebut terdiri dari 959.880 penumpang yang menggunakan 360.141 kendaraan serta 165.208 penumpang pejalan kaki.

Dalam program ini, pemerintah memberikan pembebasan tarif jasa kepelabuhanan sebesar 100% yang setara dengan potongan harga tiket sekitar 21,11%. Insentif berlaku bagi penumpang pejalan kaki, kendaraan roda dua, serta kendaraan pribadi pada 14 pelabuhan penyeberangan dengan tujuh lintasan yang dikelola PT ASDP Indonesia Ferry.

Pemerintah optimistis berbagai stimulus yang digelontorkan dapat membantu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.

"Ke depan, Pemerintah akan terus memantau pelaksanaan setiap program agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran, sehingga mampu memperkuat daya beli masyarakat serta mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah," ujar Haryo.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Ini Rincian 8 Stimulus Ekonomi Semester II-2026 Rp 26,34 T