Genjot Penerimaan, Purbaya: Tidak Ada Kenaikan Tarif Pajak!

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Selasa, 07/07/2026 14:28 WIB
Foto: Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa dalam Economic Update, CNBC Indonesia, Rabu (24/06/2026). (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tidak ada kenaikan tarif pajak ke depan untuk meningkatkan penerimaan negara 2026.

Hal ini disampaikan Purbaya saat rapat kerja dengan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Jakarta, Selasa (7/7/2026)


"Kita akan terus usahakan ke depan akan semakin membaik tanpa menaikkan tax rate, jadi tidak ada kenaikan tarif pajak, gak naik cuma kita lakukan ekstensifikasi," ungkap Purbaya.

Pendapatan negara secara keseluruhan mencapai Rp1.459,4 triliun atau tumbuh 21,4% (year on year/yoy). Terbesar berasal dari perpajakan Rp1.187,8 triliun meliputi pajak Rp1.035,7 triliun dan bea cukai Rp152 triliun.

Rinciannya jenis PPh Badan dan deposit PPh Badan mengalami pertumbuhan 28,6% pada periode enam bulan pertama tahun ini dengan nilai Rp 196,1 triliun. PPh Orang Pribadi, PPh 21, dan deposit PPh 21 terkumpul Rp 146 triliun dengan pertumbuhan 13,6%.

Sementara itu, PPh Final, PPh 22, dan PPh 26 ia katakan mampu terkumpul Rp 159,9 triliun dengan pertumbuhan 1,4%, lalu PPN dan PPnBM Rp 380 triliun dengan pertumbuhan 42,2%, serta pajak lainnya Rp 153,8 triliun dengan pertumbuhan 22,7%.

"Ada juga ini orang pajak disuruh kerja lebih keras supaya tax collection meningkat," ujarnya.

"Mungkin memang belum seideal yang dinginkan banyak orang tapi sudah ada peningkatan yang signifikan," terang Purbaya.


(mij/mij) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Prabowo Akui RI Kehilangan Potensi Penerimaan Rp15 Ribu Triliun