FOTO

Jabar Darurat Kekeringan, Warga Bawa Galon-Jeriken Antre Air Bersih

Dok. BPBD dan BNPB, CNBC Indonesia
Kamis, 02/07/2026 16:15 WIB

Kekeringan melanda Jawa Barat, ribuan warga di Tasikmalaya dan Sukabumi mengalami krisis air bersih hingga mengandalkan distribusi air bersih.

1/5 Akibat kekeringan BPBD Kabupaten Tasikmalaya mendistribusikan air bersih secara langsung kepada masyarakat di Desa Pedangkamulyan, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). (Dok. BPBD Kabupaten Tasikmalaya)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bencana hidrometeorologi kering masih mendominasi sejumlah wilayah di Indonesia hingga Rabu (1/7/2026) pukul 07.00 WIB. Kekeringan akibat musim kemarau dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi ancaman utama di berbagai daerah. (Dok. BPBD Kabupaten Tasikmalaya)

2/5 Akibat kekeringan BPBD Kabupaten Tasikmalaya mendistribusikan air bersih secara langsung kepada masyarakat di Desa Pedangkamulyan, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). (Dok. BPBD Kabupaten Tasikmalaya)

Di Provinsi Jawa Barat, kekeringan menyebabkan krisis air bersih di Kabupaten Tasikmalaya. Sebanyak 850 kepala keluarga (KK) di Desa Pedangkamulyan, Kecamatan Bojonggambir, terdampak akibat terbatasnya pasokan air bersih. (Dok. BPBD Kabupaten Tasikmalaya)

3/5 Akibat kekeringan BPBD Kabupaten Tasikmalaya mendistribusikan air bersih secara langsung kepada masyarakat di Desa Pedangkamulyan, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). (Dok. BPBD Kabupaten Tasikmalaya)

Merespons kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya telah mendistribusikan bantuan air bersih secara langsung kepada warga terdampak pada Rabu (1/7). Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menetapkan status Siaga Darurat bencana kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berlaku mulai 1 Juli 2026. (Dok. BPBD Kabupaten Tasikmalaya)

4/5 Akibat kekeringan BPBD Kabupaten Tasikmalaya mendistribusikan air bersih secara langsung kepada masyarakat di Desa Pedangkamulyan, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). (Dok. BPBD Kabupaten Tasikmalaya)

Kekeringan juga terjadi di Kota Sukabumi sejak Selasa (30/6). Sebanyak 150 KK di Desa Cikundul, Kecamatan Lembur Situ, terdampak krisis air bersih. BPBD Kota Sukabumi menyalurkan 12.000 liter air bersih menggunakan tiga truk tangki berkapasitas masing-masing 4.000 liter. Air tersebut didistribusikan ke penampungan (toren) untuk memenuhi kebutuhan warga. (Dok. BPBD Kota Sukabumi)

5/5 Akibat kekeringan BPBD Kabupaten Tasikmalaya mendistribusikan air bersih secara langsung kepada masyarakat di Desa Pedangkamulyan, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). (Dok. BPBD Kabupaten Tasikmalaya)

BNPB mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan menghemat pemakaiannya selama musim kemarau. Penyaluran air bersih dengan mobil tangki disebut sebagai langkah penanganan sementara. BNPB juga menyarankan masyarakat memanfaatkan air hujan sebagai cadangan apabila masih terdapat peluang hujan di wilayah masing-masing. (Dok. BPBD Kota Sukabumi)

Add as a preferred
source on Google