MARKET DATA

Setoran Pajak Belum Capai 50% di Juni 2026, Bos DJP Buka Suara

Chandra Dwi Pranata,  CNBC Indonesia
01 July 2026 17:50
Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto saat konferensi pers APBN KITA di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (18/12/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto saat konferensi pers APBN KITA di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (18/12/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan pajak hingga akhir Juni 2026 nyaris mencapai setengahnya dari target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan, realisasi penerimaan pajak hingga akhir Juni 2026 baru mencapai 45% dari target yang ditetapkan dalam APBN 2026 sebesar Rp 2.357,7 triliun.

"Realisasi penerimaan pajak akhir Juni 2026 sekitar 45% ya, nanti finalnya mungkin di APBN kita ya," kata Bimo saat ditemui wartawan usai konferensi pers, Rabu (1/7/2026).

Pihaknya belum bisa memastikan angka realisasi penerimaan pajak tersebut. Namun, kinerja penerimaan masih menunjukkan pertumbuhan positif dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Saya belum bisa menyampaikan angka. Tapi kira-kira pertumbuhannya sekitar 23% lebih secara tahunan," lanjut Bimo.

Pemerintah akan menyampaikan realisasi resmi penerimaan negara dalam konferensi pers APBN Kita yang digelar Kementerian Keuangan secara periodik.

Bila mempertimbangkan target penerimaan pajak dalam APBN 2026 Rp 2.357,7 triliun, dengan demikian realisasi setoran pajak yang sekitar 45% hingga akhir Juni akan senilai Rp 1.061 triliun.

Adapun sampai dengan Mei 2026, realisasi penerimaan pajak sebesar Rp 834,4 triliun. Nilai itu setara dengan 35,45% dari target dalam APBN 2026 yang sebesar Rp 2.357,7 triliun, serta naik sekitar 22,1% dari realisasi pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 683,3 triliun.

(arj/arj) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Setoran Pajak Rp834,4 T di Mei 2026, Tumbuh 22,1%


Most Popular
Features