Internasional

Perang Asia Memanas, 2 Negara Muslim Saling Serang-Korban Berjatuhan

luc, CNBC Indonesia
Rabu, 01/07/2026 15:10 WIB
Foto: REUTERS/Akhtar Soomro

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketegangan antara Afghanistan dan Pakistan kembali meningkat setelah kedua negara saling melancarkan aksi militer lintas perbatasan pada Selasa (30/6/2026) waktu setempat. Pemerintah Taliban mengklaim telah melancarkan serangan udara ke wilayah Pakistan, sementara Islamabad menyatakan berhasil mencegat dan menembak jatuh empat drone yang memasuki wilayahnya.

Insiden terbaru ini menjadi rangkaian bentrokan terbaru antara dua negara muslim bertetangga di Asia Selatan yang dalam beberapa bulan terakhir terus terlibat aksi saling serang, memperburuk hubungan yang sebelumnya sudah diwarnai ketegangan terkait isu keamanan lintas batas.

Dilansir Reuters, Kementerian Pertahanan Afghanistan mengatakan pasukannya melancarkan serangan udara terhadap apa yang disebut sebagai pusat kelompok ISIS di Kota Saranan, Provinsi Balochistan, Pakistan yang berbatasan langsung dengan Afghanistan. Selain itu, serangan juga disebut menyasar sejumlah lokasi lain di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa.


Di sisi lain, militer Pakistan membenarkan adanya serangan dari wilayah Afghanistan, namun menyebut ancaman tersebut berhasil digagalkan. Dalam pernyataannya, militer Pakistan mengatakan empat drone sederhana berhasil dideteksi sesaat setelah memasuki wilayah udara Pakistan sebelum akhirnya dinetralisir.

Otoritas Provinsi Balochistan turut mengonfirmasi adanya serangan drone tersebut. Mereka menyebut sebuah drone terlihat terbang di dekat sebuah sekolah pemerintah di Kota Saranan. Akibat insiden tersebut, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka.

Meski Afghanistan saat ini tidak memiliki jet tempur, negara itu masih memiliki kemampuan udara yang terbatas. Berdasarkan data International Institute for Strategic Studies (IISS) yang berbasis di London, Afghanistan diketahui setidaknya masih mengoperasikan enam pesawat dan 23 helikopter.

Selain itu, pasukan Taliban juga diketahui memiliki sejumlah drone yang sebelumnya telah digunakan dalam bentrokan dengan Pakistan.

Ketegangan kedua negara selama ini dipicu oleh tuduhan Islamabad bahwa Afghanistan memberikan perlindungan kepada kelompok-kelompok militan yang dituding merencanakan serangan di wilayah Pakistan.

Pemerintah Taliban berulang kali membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa persoalan militansi merupakan masalah internal Pakistan.

Adapun eskalasi terbaru ini terjadi hanya sehari setelah Pakistan melancarkan serangan udara ke wilayah perbatasan Afghanistan pada Senin. Menurut laporan otoritas Afghanistan, sedikitnya 28 warga sipil tewas dan 49 orang lainnya terluka akibat serangan udara tersebut.

Sementara itu, Pakistan menyatakan operasi tersebut merupakan tindakan balasan atas serangkaian "serangan teroris" yang sebelumnya terjadi di wilayahnya.

Sejauh ini, berbagai upaya meredakan ketegangan, termasuk mediasi yang difasilitasi oleh China, belum berhasil menghasilkan terobosan ataupun mengakhiri bentrokan di sepanjang perbatasan Afghanistan-Pakistan.

 


(luc/luc) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Ledakan Bom Guncang Quetta, Pakistan, Puluhan Orang Jadi Korban