BPS: Ekspor RI Tembus US$ 23,20 Miliar di Mei 2026

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Rabu, 01/07/2026 11:34 WIB
Foto: Sejumlah alat berat mengangkut muatan kontainer produk ekspor-impor di Terminal 3 IPC TPK Tanjung Priok, Senin, (8/7/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia sebesar US$ 23,20 miliar pada Mei 2026. Angka ini turun 5,73% (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Ateng Hartono, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, ekspor nonmigas Mei 2026 mencapai US$22,45 miliar, turun 4,50 persen dibanding Mei 2025


"Penurunan nilai ekspor Mei terutama didorong oleh ekspor nonmigas...Penurunan non migas logam mulia, perhiasan dan permata turun 59,35% dengan andil -2,93% terhadap kenaikan total ekspor," kata Ateng dalam konferensi pers BPS, Rabu (1/7/2026).

Dari catatan CNBC Indonesia, ekspor pada Mei ini lebih rendah jika dibandingkan bulan Juni sebesar US$ 25,30 miliar.

Lebih lanjut, ekspor kumulatif pada Januari-April 2026 mencapai US$ 115,36 miliar atau naik sebesar 3,02 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu

Secara kumulatif, nilai ekspor migas US$ 5,17 miliar atau turun 12,71%. Adapun, untuk nonmigas tercatat naik 3,89% dengan nilai US$ 110,19 miliar sepanjang Januari-Mei 2026, dibandingkan periode yang sama tahun lalu.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: 118 Wilayah Kerja Migas Baru Bakal Dilelang