Pesan Prabowo di HUT 80 Polri: Hukum Tak Boleh Jadi Alat Orang Berduit
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa hukum harus menjadi instrumen untuk melindungi masyarakat, bukan alat yang digunakan oleh kelompok tertentu untuk menekan atau mengkriminalisasi pihak lain.
Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan amanat dalam Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Pusat Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Rabu (1/7/2026).
Menurut Prabowo, penegakan hukum harus berjalan secara adil tanpa dipengaruhi kekuatan politik maupun kekuatan ekonomi.
"Hukum tidak boleh menjadi alat mereka-mereka yang punya uang. Hukum tidak boleh menjadi alat balas dendam politik. Hukum tidak boleh digunakan untuk kepentingan satu kelompok mana pun. Tidak boleh ada kriminalisasi, tidak boleh ada penyalahgunaan wewenang, dan tidak boleh ada siapa pun yang kebal terhadap hukum," kata Prabowo.
Prabowo menekankan bahwa negara harus memastikan kelompok masyarakat yang paling lemah memperoleh perlindungan hukum yang sama. Ia juga mengingatkan pentingnya menghadirkan rasa keadilan bagi seluruh warga negara.
"Orang yang benar harus merasa aman, orang yang bersalah harus bertanggung jawab atas perbuatannya," kata Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menegaskan pemerintah tidak anti terhadap kritik. Namun, menurutnya, kritik harus ditujukan untuk memperbaiki keadaan, bukan untuk merusak tatanan demokrasi.
"kita butuh kritik untuk memperbaiki diri kita. Tapi keamanan demokrasi juga harus kita jaga. Janganlah demokrasi dibajak oleh mereka-mereka yang punya uang banyak. Janganlah demokrasi kita dirusak oleh kepentingan-kepentingan asing," kata Prabowo.
Kepala negara juga mengingatkan bahwa perbedaan pandangan dan pendapat tidak boleh menjadi sumber perpecahan di tengah masyarakat. Karena itu, ia meminta Polri terus menjalankan perannya sebagai penjaga demokrasi sekaligus penegak hukum.
"menjamin setiap warga negara dapat menyampaikan pendapatnya secara damai, dan pada saat yang sama menjaga agar hukum tetap tegak dan ketertiban tetap terpelihara," katanya.
Pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut, Prabowo turut berpesan agar Polri terus menjaga kepercayaan publik dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, melindungi rakyat, serta menegakkan hukum secara adil.
"Jangan justru menyusahkan rakyat. Ingat, gaji kita sebagai alat negara adalah dari rakyat. Semua perlengkapan kita dari rakyat. Karena itu kita harus benar-benar menjaga dan melindungi rakyat kita," kata Prabowo.
(emy/haa) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]