Peluang Kerja Sama RI-Belarusia Rp8,9 T: Ada Dump Truck-Bus Listrik

Thea Arbar, CNBC Indonesia
Selasa, 30/06/2026 13:10 WIB
Foto: Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memberi sambutan dalam acara Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro di Gedung Smesco, Jakarta, Senin, (29/6/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkanĀ pemerintah melihat peluang perdagangan alat berat pertanian dan mesin pertambangan, termasuk dump truck, dari Belarusia yang sangat dibutuhkan di Indonesia.

Hal ini diungkapkan Menko Airlangga dalam penandatanganan 17 nota kesepahaman (memorandum of understanding/MOU) diteken oleh pelaku usaha Indonesia dan Belarusia di Jakarta, Selasa (30/6/2026).


"Saya melihat peluang besar dalam sektor alat berat pertanian dan mesin pertambangan dari Belarus yang sangat dibutuhkan di Indonesia," kata Airlangga, Selasa (30/6/2026).

Menurut Airlangga, kebutuhan dump truck untuk kebutuhan pertambangan, batu bara, bisa mencapai US$ 800 juta ton per tahun. Kemudian, Indonesia membutuhkan modernisasi alat-alat pertanian untuk meningkatkan hasil produksi CPO RI yang mencapai 50 juta ton.

Selain itu, dengan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia, Airlangga berharap Belarusia dapat bersama-sama dengan Indonesia memproduksi peralatan yang lebih ramah lingkungan, seperti bus listrik.

Pemerintah pun memasang target ambisius dari penguatan hubungan ekonomi tersebut. Airlangga mengatakan nilai investasi hasil kerja sama Indonesia-Belarusia diharapkan dapat mencapai US$500 juta atau sekitar Rp8,95 triliun dalam waktu dekat, seiring implementasi 17 nota kesepahaman dan percepatan ratifikasi perjanjian dagang Indonesia dan Eurasian Economic Union (EAEU).

Terkait dengan perjanjian dengan EAEU, Airlangga mengatakan lebih dari 90% produk Indonesia berpotensi mendapatkan fasilitas bea masuk nol persen. Oleh karena itu, Airlangga mendorong para pemimpin bisnis dari kedua negara potensi ini dalam rangka menjajaki kemitraan baru.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Kena Efek Global, Produsen Truk EV Butuh Bantuan Pemerintah RI