15:04
Video: Strategi Salurkan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran ke 14 Juta Petani
Jakarta,CNBC Indonesia- Dalam Economic Update 2026, Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kemenko Pangan RI, Widastuti menyampaikan sejumlah strategi transformasi penyaluran pupuk bersubsidi untuk meningkatkan produktivitas produksi petani.
Salah satu strategi distribusi pupuk menggunakan prinsip dengan 7 T yakni tepat jumlah, tepat dosis, tepat Waktu, tepat tempat, tepat mutu, tepat Harga dan tepat sasaran yang disalurkan ke 26.000 titik diseluruh Indonesia.
Meski demikian terdapat sejumlah tantangan penyaluran pupuk subsidi salah satunya terkait kemasan pupuk 50 Kilogram sedangkan kebutuhan petani tidak selalu 50 Kg atau kelipatan. Selain itu juga terkait data petani dan ketepatan lahan sawah penerima pupuk subsidi.
Sementara Direktur Supply Chain Pupuk Indonesia, Robby Setiabudi Madjid dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) mencatat ada 14 juta petani yang eligible penerima pupuk sesuai ketentuan dengan 40% petani memiliki lahan hanya 0,2 hektare sehingga memerlukan pupuk di Bawah 50 kilogram yang diproduksi. Oleh karena itu tengah dibahas upaya mengatasi persoalan kesesuaian antara kemasan pupuk dengan kebutuhan pupuk petani
Selengkapnya simak dialog Shania Alatas dengan Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kemenko Pangan RI, Widastuti dan Direktur Supply Chain Pupuk Indonesia, Robby Setiabudi Madjid dalam Economic Update, CNBC Indonesia (Selasa, 30/06/2026)
Addsource on Google