Video Breaking News

Video: Wakil Purbaya Pastikan Defisit APBN di Bawah 3% di Akhir 2026

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
29 June 2026 14:00

Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah dan DPR menyampaikan pernyataan Bersama terkait hasil rapat koordinasi bidang ekonomi serta upaya penguatan fiskal dan moneter sebagai respons dan antisipasi terhadap perkembangan ekonomi dan geopolitik global

Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menyampaikan respons pemerintah Bersama otoritas moneter dan DPR bersinergi dalam menjaga kestabilan makroekonomi dalam jangka pendek terhadap dampaknya ke inflasi dan daya beli masyarakat melalui kebijakan fiscal dan moneter. Selain itu diperlukan juga upaya menjaga kepercayaan pasar di tengah pelemahan Rupiah

Dari sisi Moneter, Deputi Dewan Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti menyampaikan Langkah BI menjaga stabilitas dalam jangka pendek utamanya terkait nilai tukar dan likuiditas.

dari sisi Kementerian Keuangan, Wamnekeu Juda Agung memastikan kondisi fiskal masih sangat terjaga baik dengan deficit 0,7% dan diperkirakan tetap di Bawah 3% di akhir tahun 2026

Sementara Menteri ESDM, Bahli Lahadalia merespons isu terkait gas industri maka dirumuskan sejumlah solusi mengatasi persoalan industri dan mencegah PHK yakni memastikan keberlanjutan dunia usaha. Khusus HGBT tetap USD 6,5 hingga USD 7 per MMBTU, gas pipa industri non HGBT di wilayah Jawa tetap USD 9,5 per MMBTU

Selengkapnya simak Breaking News, CNBC Indonesia (Senin, 29/06/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Bagikan:

Loading...
Loading...
Loading...