FOTO Internasional

Potret Gempa Venezuela M 7,5, Situasi Chaos-Korban "Menggunung"

Reuters, CNBC Indonesia
Kamis, 25/06/2026 10:25 WIB

Gempa magnitudo 7,2 dan magnitudo 7,5 melanda Venezuela pada Rabu (24/6/2026) waktu setempat, menyebabkan sejumlah bangunan runtuh.

1/6 Gempa magnitudo 7,2 melanda Venezuela pada Rabu (24/6) waktu setempat, menyebabkan sejumlah bangunan runtuh. (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)

Gempa magnitudo 7,2 dan magnitudo 7,5 melanda Venezuela pada Rabu (24/6/2026) waktu setempat, menyebabkan sejumlah bangunan runtuh. (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)

2/6 Gempa magnitudo 7,2 melanda Venezuela pada Rabu (24/6) waktu setempat, menyebabkan sejumlah bangunan runtuh. (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)

Gempa yang terjadi di ibu kota Caracas itu diperkirakan menyebabkan banyak korban dan kerusakan luas di negara Amerika Selatan tersebut. (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)

3/6 Gempa magnitudo 7,2 melanda Venezuela pada Rabu (24/6) waktu setempat, menyebabkan sejumlah bangunan runtuh. (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)

Gempa bumi itu disebut terjadi sekitar 160 kilometer sebelah barat Caracas. (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)

4/6 Gempa magnitudo 7,2 melanda Venezuela pada Rabu (24/6) waktu setempat, menyebabkan sejumlah bangunan runtuh. (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)

Venezuela terletak di wilayah tektonik yang aktif secara seismik di mana Lempeng Karibia bertabrakan dengan Lempeng Amerika Selatan. (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)

5/6 Gempa magnitudo 7,2 melanda Venezuela pada Rabu (24/6) waktu setempat, menyebabkan sejumlah bangunan runtuh. (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)

Warga di ibu kota, yang juga diguncang oleh gempa bumi dahsyat berkekuatan 6,3 skala Richter pada tahun 1967, bergegas mengungsi saat gempa mengguncang bangunan. (REUTERS/Gaby Oraa)

6/6 Gempa magnitudo 7,2 melanda Venezuela pada Rabu (24/6) waktu setempat, menyebabkan sejumlah bangunan runtuh. (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)

USGS memperingatkan bahwa dampak bencana tersebut berpotensi sangat besar. Lembaga tersebut pada estimasi awalnya memperkirakan jumlah korban tewas kemungkinan berada pada rentang 10.000 hingga 100.000 orang. (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)

Add as a preferred
source on Google